Red Hat Bicara Soal Virtualiasi, Inilah Keunggulan Solusi Terbarunya

Tanggal : Senin, 08 Mei 2017 - 10:30 WIB
Penulis : Eko Lannueardy


Red Hat Bicara Soal Virtualiasi, Inilah Keunggulan Solusi Terbarunya

MOBITEKNOBerbicara soal virtualisasi, Red Hat sebagai salah satu perusahaan terkemuka di bidang open source tentunya tak ingin ketinggalan dengan para kompetitornya. Segala inovasi terus dilakukan dan pada akhirnya beberapa bulan lalu perusahaan yang identik dengan logo topi warna merah ini merilis Red Hat Virtualization 4, platform virtualisasi yang menggunakan Kernel-base Virtual Machine (KVM).

Berbicara mengenai keunggulan Virtualization 4 yang dikembangkan oleh Red Hat, pada Kamis (4/5) lalu, Rully Moulany selaku Country Manager Red Hat Indonesia dalam bincang-bincang santai bersama sejumlah media, termasuk Mobitekno.com mengungkap tuntas mengenai platform tersebut. Tak hanya keunggulan, Rully juga memaparkan beragam fitur platform virtualisasi tersebut.

"Sebelum lebih jauh berbicara mengenai platform virtualisasi terbaru yang dikembangkan oleh Red Hat, ada baiknya saya menjelaskan arti dari virtualisasi itu sendiri. Virtualisasi merupakan teknologi yang memungkinkan untuk menciptakan beberapa lingkungan tersimulasi atau sumber daya khusus dari satu sistem hardware fisik," ujar Rully.

Ditambahkan oleh Rully, software yang disebut hypervisor terhubung langsung ke hardware tersebut dan memungkinkan untuk membagi satu sistem menjadi lingkungan-lingkungan yang terpisah, berbeda dan aman yang dikenal sebagai mesin-mesin virtual atau VM.

Idealnya, semua mesin virtual dikelola melalui sebuah konsol pengelolaan virtualisasi berbasis web tunggal, yang mempercepat segalanya. Lewat virtualisasi, sangat dimungkinkan untuk mengatur banyak hal. Sederhananya, virtualisasi dapat menciptakan lingkungan dan sumber daya yang dibutuhkan dari hardware yang kurang dimanfaatkan.

Terkait dengan hal itu, Red Hat belum lama ini telah merilis Red Hat Virtualization 4, platform virtualisasi terbaru yang akan menantang solusi serupa yang bersifat tertutup dan mahal (proprietary), baik dalam nilai ekonomi dan kompleksitas. Red Hat Virtualization 4 juga menggabungkan hypervisor yang telah diperbarui, sistem dashboard yang canggih dan jaringan terpusat.

"Lalu, bagaimana dengan keamanannya? Pengguna platform virtualisasi terbaru racikan Red Hat ini tak perlu khawatir. Sebagai perusahaan open source, Red Hat telah memikirkan hal itu. Ini sangat penting karena solusi virtualisasi yang dikembangkan oleh Red Hat akan banyak dipakai perusahaan menengah ke atas. Dan keamanan di mata mereka sangatlah penting," ujar Rully.

Perlu diketahui bersama, Red Hat Virtualization 4 memiliki keunggulan berupa keamanan yang jauh lebih tinggi. Platform vitualisasi ini telah dibekali dengan fitur keamanan enterprise milik Red Hat, yakni Red Hat Secure Virtualization (sVirt) dan Security-Enhanced Linux (SELinux) yang telah teruji.

Apakah hanya itu daya tarik Red Hat Virtualization 4? Keunggulan lainnya dari platform virtualisasi ini dikembangkan berbasiskan Red Hat Enterprise Linux. Hal ini memberi keuntungan dalam hal integrasi yang mudah dengan infrastruktur TI yang telah ada, sekaligus aplikasi-aplikasi dalam container dengan lingkungan operasinya sendiri.

"Tak hanya cocok untuk perusahaan kelas menengah ke atas, platform virtualisasi milik Red Hat juga bisa diaplikasikan oleh para UKM yang ada di Indonesia. Red Hat pun menjamin soal efesiensi bagi perusahaan yang mengadopsi solusi ini. Tak hanya itu, platform virtualisasi ini juga sudah dinilai positif oleh Gartner," tambah Rully.

Lewat Virtualization 4, Red Hat telah dinobatkan sebagai perusahaan visioner dalam laporan virtualisasi Server x86 pada tahun 2016 lalu oleh Gartner. Penawaran platform virtualisasi yang telah disederhanakan ini dianggap oleh Gartner lebih menarik dari para kompetitornya.