JD.ID Sumbang Rp 204.100.000 via Dompet Dhuafa untuk Korban Gempa di Pidie Jaya

Tanggal : Senin, 19 Desember 2016 - 13:00 WIB
Penulis : Eko Lannueardy


JD.ID Sumbang Rp 204.100.000 via Dompet Dhuafa untuk Korban Gempa di Pidie Jaya

MOBITEKNO - JD.ID kembali membuktikan janjinya sebagai pelaku e-commerce yang turut memberikan bantuan dana kemanusiaan bagi korban gempa yang menerjang kawasan Pidie Jaya, Aceh pada awal Desember lalu.

Lebih dari Rp 200 juta hasil donasi yang terkumpul diberikan oleh JD.ID untuk korban gempa. Ini merupakan hasil donasi Rp 1.000 dari setiap transaksi yang sukses selama gelaran Harbolnas sepanjang tanggal 9 hingga 12 Desember 2016.

Dana yang terkumpul juga digabungkan dengan hasil kolektif internal karyawan JD.ID secara sukarela. Total dana bantuan yang terkumpul telah disalurkan kepada mitra JD.ID, Dompet Dhuafa.

"Beberapa waktu lalu, di saat kami menyiapkan Harbolnas, tiba-tiba kabar buruk datang. Saudara-saudara kita di Pidie Jaya, Aceh kembali mengalami musibah gempa bumi berkekuatan 6,4 SR," ujar Teddy Arifianto, Head Corporate Communications & Public Affairs JD.ID.

Ditambahkan oleh Teddy, rasa kemanusiaan jualah yang mengetuk dan mendorong JD.ID untuk bertindak dan ingin memberikan bantuan. Akhirnya, ide pengumpulan donasi pun muncul dengan memanfaatkan momentum Harbolnas di tahun ini.

Untuk menyalurkan bantuan ini, JD.ID mempercayakannya kepada Dompet Dhuafa. Dipilihnya Dompet Dhuafa sebagai mitra karena lembaga nirlaba dengan reputasi baik ini telah memiliki program respon di Aceh yang bertajuk “LOVE ACEH”.

"Kami pikir ini merupakan aksi respon cepat yang sangat baik dari JD.ID. Kami pun cukup kaget akan betapa singkat inisiatif ini dikomunikasikan kepada kami," ujar Urip Budiarto, General Manager Resource Mobilization Dompet Dhuafa.

Selain donasi berupa uang tunai, JD.ID juga turut memberikan sebanyak 7.200 popok bayi ‘Fitti’ dengan mendapat dukungan dari salah satu mitra distributornya, PT DSG International.

Gempa berkekuatan 6,4 skala Richter yang mengguncang Kabupaten Pidie Jaya, Aceh pada 7 Desember lalu memberikan duka mendalam bagi Indonesia. Banyak tempat tinggal hancur, korban meninggal dan luka-luka, serta anak-anak yang kehilangan tempat belajar.