December 13, 2015

Aplikasi Baru dari Microsoft Bisa Mengetahui Perasaan Anda

Penulis: Iwan Ramos Siallagan
Aplikasi Baru dari Microsoft Bisa Mengetahui Perasaan Anda  

MOBITEKNO – Sebagai bagian dari tool machine learning Project Oxford yang ditujukan bagi para developer, Microsof mengumumkan aplikasi (app) baru yang dapat mengetahui kondisi emosi (perasaan) Anda berdasarkan foto yang dianalisis olehnnya.

Selain mengetahui emosi, Microsoft Project Oxford juga menyediaan tool analisis lainya, seperti photo-recognition tool dan engine pendeteksi umur berbasis foto wajah. Fungsi pendeteksi umur juga ditawarkan vendor smartphone Xiaomi pada camera app-nya saat melakukan foto selfie.

Aplikasi Microsoft ini bekerja dengan mengurai beberapa komponen emosi dan memberikan skornya masing-masing. Dengan mengetahui persentase komponen emosi tertentu yang terbesar setelah fotonya dianalisis, keputusan pun bisa diambil mengenai emosi orang tersebut.

Komponen emosi yang digunakan Microsfot meliputi amarah, hinaan, jijik, takut, bahagia, adem ayem/netral, sedih, dan terkejut (anger, contempt, disgust, fear, happiness, neutral, sadness, surprise). Meskipun mimik wajah seseorang tidak mutlak mencerminkan perasaan/emosinya yang sebenarnya, aplikasi ini akan lebih akurat menebak emosi jika orang yang dipotret tidak berpura-pura atau difoto saat Ia tidak sadar sedang dipotret.

Menurut Microsoft, keakuratan aplikasi ini akan meningkat sejalan dengan waktu (learning process). Semakin banyak foto yang dibacanya, semakin presisi pula aplikasi ini membaca emosi seseorang dari waktu ke waktu.

Saat didemokan unutk membaca foto pasangan selebriti Kanye West dan Kim Kardashian, aplikasi ini bekerja dengan cepat dan langsung menampilkan hasilnya (meeskipun belum tentu akurat). Apabila Kanye West For dideteksi memiliki emosi adem ayem/netral, sedikit puas, bahagia, dan sedih, sebaliknya seorang Kim Kardashian dideteksi sedang bahagia, sedikit puas, netral, terkejut.

Emosi seseorang memang bukan ditujukkan dari raut mukanya saja. Masih ada faktor lainnya, seperti bahasa tubuh, intonasi berbicara, dan lain-lain yang bisa digunakan sebagai parameter tambahan. Meski demikian, berbagai usaha untuk mengetahui perasaan manusia secara analitik oleh Microsoft dan pihak lain selama ini patut kita hargai. Dengan mengetahui perasaan sesorang, setiap orang tentu bisa saling menghargai dan mencegah apa yang disebut kesalahpahaman.

Ingin mencoba mengetahui perasaan atau rekan atau teman Anda pada suatu momen tertentu, langsung saja meng-upload fotonya di website Microsoft Project Oxford ini.

 

Tags: , , ,


COMMENTS
OTHER ARTICLES