August 26, 2020

Menurut Red Hat, Otomatisasi Menjadi Solusi Terbaik bagi Bisnis untuk Saat ini dan Masa Depan

Penulis: Desmal Andi
Menurut Red Hat, Otomatisasi Menjadi Solusi Terbaik bagi Bisnis untuk Saat ini dan Masa Depan  

Mobitekno – Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Andrew Habgood dalam acara Red Hat Asia Pacific Partner Conference 2020 yang berlangsung pada 20 Agustus 2020 kemarin. Otomatisasi memang memudahkan banyak organisasi dan bisnis agar bisa tetap berjalan tanpa harus direpotkan oleh pembangunan infrastruktur di dalam organisasi mereka. Bahkan, otomatisasi mampu menjadi solusi yang baik di tengah kondisi pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung sejak awal tahun 2020.

“Di tengah pandemi, para pelanggan Red Hat menemukan kesulitan dalam mengelola infrastruktur mereka. Bahkan ada beberapa yang tidak bisa mengakses infrastruktur itu lagi. Rantai pasokan pun mulai menurun. Mendapatkan hardware baru untuk menambah infrastruktur pun sulit dilakukan. Jadi, mereka akhirnya memindahkan beban kerja ke cloud lebih cepat dari rencana. Dan, Red Hat membantu mereka dengan solusi otomatisasi yang kami miliki,” ujar Andrew Habgood, Senior Director, Partners and Alliances, Red Hat Asia Pacific.

“Dengan otomatisasi, organisasi dapat lebih menyederhanakan alur bisnis mereka. Mereka pun akhirnya sudah siap menkalankan sistem yang ada sekarang ke sistem yang bisa digunakan untuk masa depan. Platform seperti Red Hat OpenShift bisa menyatukan legacy (sistem yang ada) dengan aplikasi untuk masa depan. Ini juga dapat mempercepat proses transformasi digital mereka,” lanjut Andrew.

Andrew juga menambahkan bahwa platform bisnis yang dimiliki Red Hat ini dapat mengakselerasi dan memulihkan pasar selama pandemi Covid-19. Hal ini karena Red Hat selalu berfokus pada modernisasi aplikasi integrasi, otomatisasi TI, container, hybrid cloud, hingga melakukan inovasi open source. Red Hat pun terus mengupayakan kolaborasi dengan berbagai orgaisasi dan mitrra untuk kawasan Asa Pacific agar bisa mengubah industri menjadi lebih baik dengan solusi open source yang dimilikinya, terutama di segmen enterprise.

Andrew Habgood, Senior Director, Partners and Alliances, Red Hat Asia Pacific

Acara Red Hat Asia Pacific Partner Conference 2020 ini sendiri mengambil tema “The Future is OPEN”. Tidak hanya Andrew Habgood yang hadir sebagai keynote speaker di acara ini. Sejumlah presentasi juga dibawakan oleh beberapa pembicara penting, seperti Dirk-Peter van Leeuwen, Senior Vice President and General Manager untuk Red Hat Asia Pacific; Frank Feldmann, vice president, APAC Office of Technology, Red Hat; Sandra Ng, group vice president, IDC’s Asia Pacific Practice Group; hingga Arunava Chakrabarty, Director, Channel Scale and Partners for the Asia Pacific Japan territory di Intel.

Acara ini diselenggarakan secara virtual dan dihadiri lebih dari 2.200 mitra, distributor, sistem integrator, independent software vendors (ISV), original equipment manufacturers (OEM), dan penyedia solusi.

“Dengan banyaknya bisnis di kawasan ini yang mengadopsi open source dan perannya dalam mengubah industri, maka akan sangat inspiratif bila kita dapat melihat bagaimana mereka memulai perjalanan cloud mereka dengan solusi Red Hat untuk membangun solusi enterprise kelas dunia,” tutup Andrew.

Tags: , ,


COMMENTS