February 24, 2020

Dibanderol Rp100 Jutaan, Canon EOS 1D X Mark III Ditargetkan Laku 120 Unit

Penulis: Rizki Romdoni
Dibanderol Rp100 Jutaan, Canon EOS 1D X Mark III Ditargetkan Laku 120 Unit  

Mobitekno – Distributor tunggal produk pencitraan digital, PT. Datascrip belum lama ini memperkenalkan produk flagship-nya ke pasar Indonesia, yakni kamera DSLR full-frame, Canon EOS 1D X Mark III. Kamera full-frame Canon ini dibekali dengan fitur perekaman video 5.5K RAW internal, serta teknologi prosesor gambar terbaru DIGIC X dan sensor CMOS full-frame 20,1 megapiksel.

Tentu, kamera ini menjadi dambaan bagi para fotografer aksi, seperti fotografi olahraga, satwa liar, jurnalistik hingga fotografi ekstrem yang membutuhkan perangkat tangguh.

Canon Division Director PT Datascrip, Merry Harun, mengatakan, “Kamera ini telah dinantikan para fotografer profesional. Konsistensi pengembangan teknologi sistem EOS mulai dari tingkat pemula hingga kelas pro seperti Canon EOS 1D X Mark III ini menjadi bukti Canon terus menghadirkan produk-produk berkualitas tinggi,”

Hadir dengan prosesor gambar DIGIC X, kamera ini memiliki performa lebih dibanding prosesor DIGIC 6+ pada EOS 1D X Mark II. Prosesor gambar DIGIC X membantu EOS 1DX mark III untuk memotret dengan kecepatan tinggi, namun tetap menjaga kualitas gambar tetap tinggi.

Dani Nahason, Assistant Marketing Manager Canon Division PT Datascrip, menjelaskan bahwa Canon EOS 1D X Mark III memiliki kemampuan pengambilan gambar secara continuous dengan kecepatan 16 fps pada pemotretan melalui viewfinder dan 20 fps pada mode Live View dengan mode RAW dan RAW + JPEG serta AF/AE tracking. Dilengkapi dengan sensor AF terbaru yang lebih cepat 40x dari generasi sebelumnya serta kombinasi AI Servo AF IV, memberikan peningkatan kecepatan AF dan akurasi yang sangat signifikan. Ini sangat bermanfaat ketika membidik subjek yang bergerak cepat agar tetap fokus.

“Adanya Filter Low-pass memainkan peran penting dalam pengambilan sampel cahaya dan menyesuaikannya dengan eksposur. Filter ini dapat meminimalisir efek moiré dan distorsi warna pada foto, sehingga keindahan foto tetap terjaga. Piksel pada kamera ini juga dibuat lebih padat, sehingga menghasilkan peningkatan titik AF yang lebih akurat. Ada 191 titik AF yang mendukung bukaan lensa hingga f/8, dengan 65 cross-type AF pada bukaan lensa f/8, membuat kamera ini sangat cocok untuk digunakan dengan extender, terutama untuk pemotretan alam liar atau olahraga,” jelas Dani.

Kehadiran Dual Pixel CMOS AF (DAF) menjadikan proses fokus lebih cepat dalam melakukan tracking pada subjek bergerak dalam mode Live View. Saat melakukan pemotretan burst dengan kecepatan hingga 20 fps, fitur Head Detection AF akan tetap mempertahankan fokus pada kepala subjek sekalipun subjek menggunakan penutup kepala seperti helm atau topi. Fotografer juga bisa memotret menggunakan fitur Eye Detection AF untuk menjaga fokus pada mata subjek.

Pada mode Live View, fotografer bisa mendapatkan fokus yang sangat akurat hingga 3.869 titik AF yang dapat dipilih. Canon juga menyematkan LCD layar sentuh sehingga pengguna dapat dengan mudah memindahkan fokus yang diinginkan hanya dengan menyentuh layar.

Peningkatan Noise Reduction pada DIGIC X, serta peningkatan rentang ISO 100-102.400 (yang bisa perluas menjadi ISO 50-819.200), fotografer dapat terus memotret meskipun dalam kondisi pencahayaan minim. Kualitas gambar dalam rentang ISO 6.400-12.800 yang sering digunakan oleh pewarta foto dan fotografer olahraga tampak lebih menawan dengan kontrol noise yang semakin baik.

Canon EOS 1D X Mark III mempunyai format baru penyimpanan gambar, yaitu HDR PQ HEIF standar perekaman 10-bit untuk foto. Format ini menggunakan pendekatan resolusi tinggi dengan noise rendah. Standar baru ini bertujuan untuk mereproduksi gambar hampir mendekati aslinya, sehingga terlihat lebih detail dengan gradasi warna yang lebih halus. File dengan format HEIF juga dapat dengan mudah dikonversi ke format JPEG, baik melalui kamera atau menggunakan software Digital Photo Professional.

Video 4K (Uncropped)

Canon EOS 1D X Mark III menjadi kamera full-frame pertama Canon yang dapat merekam video berkualitas 4K 60p tanpa cropping yang mendukung standar perekaman 4K UHD (3840×2160, 16:9) dan standar produksi untuk industri penyiaran. Kamera ini juga mendukung standar 4K DCI (4096×2160, 17:9) untuk produksi film internasional. Teknologi Canon Log yang kinerjanya telah terbukti pada EOS Cinema juga disematkan pada kamera ini. Canon Log mendukung codec H.265 HEVC untuk mendapatkan rentang gradasi yang luas, warna yang cerah namun tetap menjaga ukuran file yang kecil.

Output HDMI 4K 60p/Canon Log 10-bit dapat digunakan untuk mengirimkan data video 4K ke perangkat perekaman eksternal atau untuk langsung ditampilan. Canon EOS-1D X Mark III juga mendukung video ouput Canon Log YCbCr 4:2:2 10-bit dan output color gamut ITU-R BT.2020. Fitur-fitur ini membuat EOS 1DX mark III mampu mengambil gambar film dengan rentang dinamis yang sangat baik dan warna yang hidup. Perekaman Video RAW 5.5K 60p juga tersedia pada kamera ini. Selain itu tersedia juga fungsi perekaman video Full HD dengan frame rate tinggi hingga 120/100p yang memberikan efek video slow motion halus.

Selain itu, kamera ini juga menghadirkan pengaturan pada tingkat kecepatan dan sensitivitas tracking melalui fitur Movie Servo AF yang memberikan fleksibilitas dalam perekaman video.

Tags: , , ,


COMMENTS