June 12, 2020

Huawei P40 dan P40 Pro+ Resmi Hadir, Lengkap Sudah Tiga Jawara Smartphone Fotografi di Tanah Air

Penulis: Iwan RS
Huawei P40 dan P40 Pro+ Resmi Hadir, Lengkap Sudah Tiga Jawara Smartphone Fotografi di Tanah Air  

Mobitekno – Tak berselang lama setelah kemunculan perdana ponsel Huawei P40 Pro yang dinanti banyak pengguna mobile photography pada April 2020 lalu, Huawei Consumer Business Group (CBG) Indonesia akhirnya membawa dua seri ponsel P40 lainnya di Tanah Air, Huawei P40 dan P40 Pro+.

Lo Khing Seng, Deputy Country Head Huawei Consumer Business Group (CBG) Indonesia menyatakan bahwa respons positif dari konsumen Tanah Air terhadap seri perdana P40 Pro mendorong Huawei kembali menghadirkan dua model lain, yaitu P40 dan P40 Pro+.

 

Huawei P40 dengan triple camera

 

Huawei P40 Pro+ dengan penta camera

 

Perlahan tapi pasti, Huawei mulai melengkapi aplikasi yang tersedia di AppGallery sebagai bagian dari Huawei Mobile Service (HMS).

 

“Setiap produk memiliki keunikannya sendiri yang dilengkapi dengan teknologi inovatif khas dari Huawei. Revolusi fotografi smartphone akhirnya hadir di sini dan dapat dinikmati oleh seluruh konsumen Huawei,” kata Khing Seng melalui peluncuran virtual launching belum lama ini (9/6/2020).

Dilihat sekilas, ketiga seri Huawei P40 ini terlihat mirip. Namun jika diamati lebih jauh, terlihat sedikit perbedaan pada ukuran dan desain layar. P40 dengan layar 6,1 inci (1080 x 2340 pixel), sedangkan layar P40 Pro+ berukuran sama dengan P40 Pro sebelumnya (6,58 inci, 1200 x 2340 pixels, 90Hz, HDR10).

Perbedaan juga ditemui pada layar, dimana P40 Pro dan P40 Pro+ memiliki layar melengkung. Adapun P40 masi menggunakan layar datar. Meskipun berbeda pada desain tepi layar, ketiga sama-sama sudah menggunakan layar OLED.

Edy Supartono, Training Director Huawei Consumer Business Group Indonesia menjelaskan beberapa keungggulan dari kedua ponsel seri ponsel P40 tersebut. Seperti juga P40 Pro, baik P40 dan P40 Pro+ sudah menggunakan chipset Kirin 990 5G. Dari namanya, dapat dipastikan chipset 7nm ini sudah mendukung teknologi 5G.

Perlu dicatat, Kirin 990 5G sudah mengintegrasikan langsung modem 5G ke dalam chipsetnya. Berbeda halnya dengan chipset Snapdragon 865 dari Qualcom yang tidak mengintegrasikan modem 5G ke dalam chipset. Huawei mengklaim Kirin 990 5G dengan modem 5G terintegrasi menawarkan keunggulan dalam efisiensi daya dan biaya produksi.

Perbedaan juga ada pada baterainya. Apabila P40 ‘hanya’ mengandalkan kapasitas baterai 3,800 mAh (22.5W SuperCharge wired, no wireless chaging), pada seri P40 Pro+ digunakan baterai 4,200mAh yang sama dengan P40 Pro (40W SuperCharge wired, 27W SuperCharge wireless, 27W reverse wireless).

Dua model baru dari P40 series datang dengan konfigurasi modul kamera belakang yang berbeda dari kamera P40 Pro sebelumnya. Sedangkan untuk kamera depan/selfie, ketiganya masih memakai modul kamera yang sama (32 MP dengan depth sensor).

Model P40 mengandalkan tiga kamera (triple camera) di bagian belakang, masing-masing kamera 50 MP SuperSensing, 16 MP ultra-wide, dan 8 MP kamera telefoto yang menghadirkan 3x optical zoom, 5x hybrid zoom, serta 30x max zoom.

Sebelumnya, P40 Pro yang saat ini menduduki posisi puncak untuk kualitas kamera terbaik menurut DXOMARK (skor 128) mengandalkan quad camera yang terdiri dari kamera 50 MP SuperSensing, 40 MP ultra-wide, telefoto 12 MP, dan sensor ToF. Lensa telnya menwarkan kemampuan 5x optical zoom, 10x hybrid zoom, dan 50x max zoom.

Berkat mekanisme Multi-Reflection Super Periscope Telephoto, kamera Huawei P40 Pro+ diklaim memiliki kemampuan zooming objek jauh yang terbaik saat ini.

 

Spesfikasi kamera paling ‘wah’ diusung P40 Pro+ yang menambahkan lensa telefoto dengan kemampuan optical zoom 10x dan dan hybrid zoom 20x. Tidak cukup sampai disini, masih ada fitur SuperZoom-nya yang menawarkan kemampuan zoom jarak jauh hingga 100x. Tidak mengherankan, objek yang sangat jauh dapat terlihat oleh kamera P40 Pro+.

Ketiga kamera seri P40 juga menyertakan dukungan teknologi AI dan Mode Malam untuk hasil potret terbaik. Dibandingkan chipset Kirin terdahulu, proses komputasi AI mengalami peningkatan yang signifikan. Ini berkat core NPU (Neural Processing Unit) terbaru dalam chipset Kirin 990 5G.

Salah satu kontribusi komputasi AI ini diterapakan Huawei untuk mendukung jalanya fitur fotografi cerdas Huawei Golden Snap (AI Best Moment, AI Remove Passerby, dan AI Remove Reflection).

Masa Pre-order Huawei P40 Pro+ akan dimulai pada tanggal 12-26 Juni dengan bonus Smart Eyewear Gentle Monster-Huawei dengan total nilai Rp 9.999.000. Sementara Huawei P40 Pro bisa dipesan mulai tanggal 12-19 Juni dengan bundling Huawei Free Buds Lite dan Huawei Band 3e. Pemesanan kedua seri Huawei P40 Pro ini dapat dilakukan melalui kanal online, seperti Blibli, JD.id, Shopee, Lazada, Eraspace, dan Tokopedia.

Huawei P40 Pro+ merupakan varian tertinggi dari seri P40 ini. Untuk pasar Indonesia, harganya tergolong di atas rata-rata smartphonen yang beedar di pasar saat ini. Huawei membanderol P40 Pro+ seharga Rp 18,499 juta dan Rp 9,999 juta untuk Huawei P40.

Bagi Anda yang masih ragu membeli smartphone Huawei piawi urusan fotografi ini (karena belum menyertakan Google Mobile Service/GMS), Huawei memberi jaminan akan merangkul developer agar semua aplikasi populer di Play Store juga akan tersedia di AppGalerry.

Tags: , , , , , , , , , ,


COMMENTS