June 12, 2020

Aruba Perkenalkan Aruba ESP, Solusi AI dan Otomatisasi Pemecah Masalah di Network Edge

Penulis: Desmal Andi
Aruba Perkenalkan Aruba ESP, Solusi AI dan Otomatisasi Pemecah Masalah di Network Edge  

Mobitekno – Melalui sebuah event webinar pada Kamis, 11 Juni 2020, Aruba memperkenalkan Aruba ESP, sebuah solusi yang memiliki platform Cloud Native dengan dukungan AI dan otomatisasi, untuk memaksimalkan berbagai perangkat yang tersambung ke jaringan. Kehadiran Aruba ESP juga menjadi solusi pertama yang memanfaatkan cloud native di industri yang didukung AI. Dengan demikian, Aruba ESP bisa memecahkan masalah yang kerap terjadi di network edge (komputasi tepi)

“ESP sebenarnya bukanlah sebuah produk. ESP kombinasi dari pengalaman Aruba selama 6 sampai 7 tahun dalam menyediakan solusi untuk memecahkan masalah jaringan. Kami memperkenalkan solusi komplit framework, mulai dari jaringan hingga infrastruktur,” ujar Mark Verbloot, Director of Systems Engineering, Asia Pacific and Japan at Aruba, dalam penjelasannya di Aruba Media Session. “Aruba ESP diperkenalkan untuk memecahkan masalah yang kerap ada di komputasi tepi (network edge). Saat ini banyak industri yang memiliki platform cloud native dan mendukung AI didesain untuk bekerja secara otomatis, mempersatukan (semua perangkat), dan melindungi network edge,” lanjut Verbloot.

Mark verbloot saat menjelaskan Aruba ESP

Fondasi Aruba ESP sudah dibangun sejak tahun 2014 dan sudah memanfaatkan Artificial Intelligence for IT Operation (AIOps). Di tahun tersebut, ESP sudah memiliki solusi cloud yang bisa diatur melalui Wi-Fi. Sejak dikembangkan, Aruba ESP memang dirancang untuk menghadirkan pengalaman cloud di network edge dan bisa digunakan di layanan cloud maupun on-premise. Solusi ini juga dihadirkan dengan penggunaan yang berbeda-beda sehingga perusahaan bisa mendapatkan Aruba ESP dengan opsi pembiayaan yang lebih fleksibel dan efisien.

“Saat ini para konsumen jaringan sering menamukan masalah-masalah pada pemanfaatan jaringan. Masalah-masalah tersebut seperti keberadaan teknologi silo yang menghalangi fleksibilitas; adanya hambatan di jaringan, baik untuk otomatisasi maupun visibility; ancaman keamanan yang selalu meningkat; dan budget,” tambah Verbloot.

Masalah-masalah tersebut yang menghadirkan Aruba ESP yang memanfaatkan AIOps, Unified Infrasrtucture, dan Zero Trust Security. Ketiga hal ini dapat membantu perusahaan mengakselerasi proses transformasi dan menjaga kelangsungan bisnis melalui platform cloud native, baik secara on-premise maupun cloud. Menariknya, solusi ini dapat digunakan di lingkunngan jaringan kabel maupun nirkabel, serta SD-WAN dalam skala apapun.

Zero trust Network

Kehadiran Aruba ESP ini jyga membawa inovasi baru. Selain dapat bekerja fleksibel, Aruba ESP yang berbasis standar terbuka dapat diintegrasikan dengan berbagai solusi lain dari pihak ketiga yang sudah digunakan perusahaan. Beberapa inovasi yang ada seperti:

  1. Manajemen cloud native fleksibel untuk berbagai skala: Solusi ini dapat menyempurnakan Aruba Central karana tidak bekerja secara controllerless. Solusi juga dapat digunakan baik di jaringan campus, data center, cabangm dan infratruktur pekerja jarak jauh.
  2. Menyederhanakan operasional harian dengan infrastruktur terpadu: Aruba ESP juga dapat meningkatkan kinerja Aruba Central dengan navigasi yang lebih sederhana, pencarian lebih canggih, dan tidaklagi memerlukan tool tambahan saat memerlukan informasi di beberapa lingkungan.
  3. AI dan otomatisasi dapat mengefisiensikan waktu: Dengan pengalaman lebih dari 10 tahun, solusi dari Aruba yang memanfaatkan AI ini dapat mengurangi waktu troubleshooting serta dapat mengidentifikasi masalah jaringan dengan lebih detail. Bahkan, rekomendasi pemecahan masalah pun juga dapat dihadirkan secara otomatis.
  4. Efisiensi TI dengan kekuatan AI: Dengan data dari Aruba ESP, fungsi AI Search di Aruba Central dapat melakukan investigasi dan memecahkan masalah yang terjadi dengan lebih cepat.
  5. Visibilitas di seluruh aplikasi, perangkat, dan jaringan: Aruba ESP dapat meningkatkan kerja Aruba Central sehingga memungkinkan sebuah proses analitik yang user centric.
  6. Switching yang lebih fleksibel untuk perusahaan yang lokasinya terpisah: dengan portofolio CX Switch, pelanggan dapat menjalankan model operasional tunggal dari enterprise campus ke pusat data.
  7. Inovasi dengan Developer Hub baru: Aruba memperkenalkan Developer Hub, sumber daya lengkap bagi pengembang dengan Aruba API serta dokumentasi untuk menyederhanakan pengembangan aplikasi edge generasi selanjutnya yang inovatif dengan memanfaatkan platform terbuka Aruba ESP.

 

Tags: , ,


COMMENTS