September 9, 2020

175 Juta Rakyat Indonesia Siap Menyambut Teknologi 5G

Penulis: Rizki Romdoni
175 Juta Rakyat Indonesia Siap Menyambut Teknologi 5G  

Mobitekno – Teknologi 5G digadang-gadang akan menjadi sebuah teknologi yang dapat membantu kegiatan manusia sehari-hari menjadi lebih cepat dan efisien. Ditambah lagi dengan kemudahan dalam mengakses informasi melalui internet di mana saja dan kapan saja selama terhubung dengan koneksi internet.

Mengusung tema “5G is On, for Smart and Better Indonesia”, pt. Datascrip menggelar webinar baru-baru ini dengan menghadirkan pembicara yang kompeten di bidangnya, yaitu Teguh Prasetya – Ketua Umum Asosiasi IoT Indonesia dan Lo Khing Seng, Huawei Consumer Business Group Director. Webinar ini merupakan bagian dari rangkaian Datascrip e-Expo 2020 yang berlangsung dari tanggal 7 – 12 September 2020.

Sylvia Lionggosari selaku Direktur pt. Datascrip, mengungkapkan, “5G sering kita dengar dalam pemberitaan sehari-hari. Namun, informasi tentang manfaat teknologi ini belum banyak disampaikan. Melalui webinar ini kita dapat menggali banyak pengetahuan soal Internet of Things dan jaringan 5G, serta seperti apa kebijakan pemerintah yang tepat untuk hal ini. Oleh karena tu, kami berharap acara ini dapat menginspirasi dan berguna untuk kehidupan kita sehari-hari,”

Menurut survei yang dilakukan oleh Asosiasi Internet of Things di tahun 2019, kesiapan Indonesia untuk menyambut era 5G sudah mencapai 65% setara dengan 175 juta penduduk di Indonesia. Teguh Prasetya sebagai Ketua Umum Asosiasi IoT Indonesia, menjelaskan bahwa kunci kesuksesan penerapan 5G di Indonesia juga tergantung pada kolaborasi yang baik antara pemerintah sebagai regulator dengan para perusahaan penyedia jasa telekomunikasi termasuk dengan para konsumennya.

“Namun, ada beberapa tantangan untuk menerapkan teknologi 5G di Indonesia, yaitu regulasi yang tepat, ekosistem yang baik, serta sumber daya manusia yang memadai. Untuk memulai ini maka harus merubah pola pikir, jangan takut untuk beradaptasi dengan teknologi baru,” ungkap Teguh.

Bila teknologi jaringan 5G diterapkan di Indonesia mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi yang sangat signifikan di berbagai industri, seperti manufaktur, retail, tambang, kesehatan, telekomunikasi, dan transportasi. 

“Huawei sebagai penyedia infrastrutkur jaringan 5G telah membuat inovasi terbaru dengan 186 mitra industri untuk membuka contoh kasus dalam penerapan 5G. Untuk penerapan teknologi ini di Indonesia, Huawei masih menunggu regulasi dari Pemerintah,” ujar Lo Khing Seng, Huawei Consumer Business Group Director.

Operator seluler di Indonesia ini juga memperkenalkan teknologi 5G melalui uji coba saat Asian Games Agustus 2018. Di sana masyarakat dapat merasakan langsung teknologi yang dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi secara nyata.

Tags: , , , ,


COMMENTS