September 8, 2020

Kurangi Risiko Korsleting Listrik, Hyundai dan Kia Tarik Hampir 600.000 Kendaraan

Penulis: Rizki Romdoni
Kurangi Risiko Korsleting Listrik, Hyundai dan Kia Tarik Hampir 600.000 Kendaraan  

Mobitekno – Hyundai dan Kia tarik mundur sekitar 591.000 kendaraan di Amerika Serikat karena kebocoran minyak rem. Pemberitahuan penarikan tersebut berasal dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) yang mengungkapkan bahwa karena dugaan masalah penyimpangan kualitas pemasok mengakibatkan minyak rem bocor di dalam Hydraulic Electronic Control ECU (HECU) yang seiring waktu dapat memicu korsleting listrik.

Terputusnya arus listrik di HECU meningkatkan risiko kompartemen mesin terbakar saat mengemudi. Bahkan, Hyundai menambahkan bahwa kebakaran mesin dapat terjadi jika mobil tidak dihidupkan.

Kendaraan yang terlibat dalam penarikan adalah model Kia Optima 2013-2015 yang berjumlah 283.803 kendaraan. Penarikan itu juga melibatkan 156.567 Kia Sorentos dari tahun 2014 dan 2015 serta 151.000 model Hyundai Santa Fe dari model tahun 2013-2015.

Kia mengatakan semua pemilik kendaraan akan diberi tahu melalui surat elektronik dengan instruksi untuk membawa kendaraan mereka ke dealer Kia atau Hyundai. Setelah kendaraan berada di bengkel, dealer akan memeriksa HECU apakah ada kebocoran minyak rem dan bila ditemukan, HECU akan diganti dengan yang baru. Kia akan mengganti biaya perbaikan untuk pemilik kendaraan.

Ini bukan pertama kalinya Hyundai atau Kia melakukan hal ini. Awal tahun 2020, Hyundai melakukan recall kendaraan Elantra 2006-2011 dan Elantra Touring 2007-2011, karena masalah korsleting listrik lainnya yang melibatkan air masuk ke unit komputer ABS, sesuatu yang juga meningkatkan kemungkinan mesin terbakar.

Tags: , , , ,


COMMENTS