April 1, 2020

Usung Konsep #Study dan #WorkFromHome, Indosat Ooredoo Kembali Hadirkan IDCamp 2020

Penulis: Karyo | Editor: Rizki Romdoni
Usung Konsep #Study dan #WorkFromHome, Indosat Ooredoo Kembali Hadirkan IDCamp 2020  

Mobitekno – Teknologi digital telah memasuki kehidupan banyak orang di seluruh dunia untuk memudahkan kehidupan mereka. Kebutuhan akan talenta digital juga terus meningkat untuk menjawab semakin tingginya ketergantungan masyarakat pada produk teknologi digital berupa aplikasi yang digunakan sehari-hari.

Di tengah masa pandemi Covid-19 saat ini, dimana masyarakat diminta untuk tetap di rumah, belajar dan bekerja dari rumah, Indosat Ooredoo tetap menghadirkan program IDCamp 2020. 10.000 beasiswa ditawarkan IDCamp dengan program pembelajaran secara online. Hal itu adalah salah satu solusi yang diberikan oleh Indosat Ooredoo.

IDCamp 2020 yang akan mulai membuka pendaftaran peserta, meningkatkan cakupan yang diberikan pada pelatihan utama, mulai dari tingkatan dasar, pemula, menengah, mahir, hingga profesional dengan alur belajar Android Developer, Front-End Web Developer, iOS Developer, dan Machine Learning Developer.

Selain itu, IDCamp 2020 memberikan pelatihan tambahan untuk tingkatan dasar dengan alur belajar Fundamental Programming. Persyaratan untuk mengikuti program IDCamp 2020 ini juga sangat mudah yaitu terbuka bagi semua warga negara Indonesia, berusia tidak lebih dari 29 tahun, dan yang terbaru adalah dibukanya pendaftaran untuk guru SMA/SMK.

Menurut Ahmad Al-Neama, President Director & CEO Indosat Ooredoo, menyadari bahwa bahasa coding sangat bermanfaat di masa depan, dimana teknologi digital akan memasuki banyak kehidupan manusia. “Melalui program IDCamp, Indosat Ooredoo sebagai perusahaan teknologi digital terdepan di Indonesia berkomitmen untuk berperan aktif mendorong munculnya talenta digital muda Indonesia yang mampu menciptakan solusi yang dibutuhkan oleh masyarakat,” ujar Al-Neama dalam keterangannya, Senin (30/4).

“Ini adalah wujud kepedulian sosial kami untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, memberikan sertifikasi para developer muda agar dapat bersaing dengan talenta global, membangun ekosistem digital di Indonesia, dan pada akhirnya berkontribusi pada ekonomi digital Indonesia. Program ini juga menjadi relevan dengan kondisi pandemi Covid-19 saat ini dimana kita semua diminta untuk melakukan aktivitas di rumah,”  jelas Al-Neama.

Bersamaan dengan dimulainya IDCamp 2020, Indosat Ooredoo turut menggelar IDCamp Developer Challenge yang mengajak para developer muda Indonesia membuat aplikasi inovatif untuk mengurangi penyebaran wabah Covid-19.

Menanggapi hal itu, Semuel Abrijani Pangerapan, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, mengatakan, “Kami mengapresiasi langkah Indosat Ooredoo untuk bekerjasama dengan Pemerintah RI melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini. Bentuk inisiatif yang dilakukan Indosat Ooredoo ini adalah melalui pelatihan Coding untuk mendorong para developer membangun berbagai aplikasi yang dibutuhkan masyarakat dalam menghadapi pandemic Covid-19 termasuk aplikasi yang mendukung physical distancing,“

“Kami tentunya berharap situasi sekarang ini akan segera membaik sehingga masyarakat dapat beraktivitas normal kembali,” ujar Semuel.

IDCamp adalah implementasi dari program tanggung jawab perusahaan (CSR) di pilar Pendidikan, yang pada penyelenggaraan tahun kedua ini memberikan beasiswa pelatihan coding secara online untuk meningkatkan kapasitas talenta muda Indonesia, baik soft skills maupun hard skills, sekaligus memperluas akses dan kesempatan mereka bekerja pada industri digital saat ini.

Indonesia sendiri memerlukan 9 juta talenta digital untuk mendukung pengembangan ekonomi mulai tahun 2015 hingga tahun 2030 mendatang, atau sekitar 600.000 talenta digital per tahun, dimana kemampuan Bahasa coding menjadi salah satu kompetensi yang harus ditingkatkan.

IDCamp 2020 akan melakukan roadshow di 10 universitas, 10 SMA/SMK, dan 10 komunitas developer di 10 kota di seluruh Indonesia. Batas waktu pendaftaran adalah dimulai hari ini sampai dengan 24 Juli 2020 dengan masa penyelesaian pelatihan secara online, untuk tingkat dasar dan pemula, dimulai 30 Maret s.d. 31 Juli 2020. Sementara itu, untuk tingkat menengah sampai tingkat profesional pelatihan online dimulai sejak 19 Juni 2020 s.d. 24 Februari 2021.

Tags: , ,


COMMENTS