January 31, 2019

IEL University Series 2019, Liga Kampus Resmi Pertama di Indonesia Siap Digelar

Penulis: Karyo | Editor: Rizki Romdoni
IEL University Series 2019, Liga Kampus Resmi Pertama di Indonesia Siap Digelar  

Mobitekno – Saat ini esports atau olahraga elektronik menjelma menjadi salah satu industri dengan potensi yang besar. Pertumbuhan ini tak lepas dari antusiasme luar biasa yang dibangun oleh para penggemar game di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Data yang disediakan oleh Niko Partners, sebuah perusahaan riset pasar dan konsultansi yang berspesialisasi dalam industri game dan esports di Asia Tenggara dan Tiongkok, menunjukkan bahwa 41 persen dari 266 juta orang Indonesia setidaknya adalah gamer mobile atau PC kasual. Pendapatan untuk online PC dan mobile game di Indonesia mencapai 606 juta USD pada 2018, dan diperkirakan mencapai 1.156 juta USD pada 2022.

Perhelatan esports pun kini semakin banyak digelar di Indonesia. Tengok saja beberapa waktu lalu telah juga telah digelar perhelatan esport  Putaran Final Indonesia Asia Pacific Predator League 2019 yang menghasilkan dua Tim Indonesia yang akan mewakili Indonesia ke ajang esports Asia Pacific Predator League 2019 di Thailand bulan depan. Bahkan ajang kompetisi esports yang memperebutkan Piala Presiden pun juga siap digelar.

Merespon antusiasme tersebut, MIX 360 ESPORTS sebagai entitas bisnis dengan komitmen mengembangkan industri esports di Indonesia kini tengah menggarap berbagai inisiasi untuk mengembangkan ekosistem esports di tanah air, mulai dari pembinaan bibit-bibit atlet dan caster esports profesional, hingga menyiapkan manajemen tim esports berkualitas. Salah satu langkah awal MIX adalah peluncuran agenda olahraga terbaru IEL University Series 2019.

IEL University Series 2019 merupakan sebuah kompetisi esports resmi pertama untuk tingkat universitas di Indonesia yang didukung penuh oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI), dan Indonesia Esports Association (IESPA). Kompetisi ini juga disahkan oleh Federasi Electronic Sports Asia (AeSF), dimana nantinya akan menjadi bagian dari Liga universitas resmi dibawah naungan IESPA.

“Syarat utama untuk memajukan esports di tanah air adalah mengubah paradigma tradisional para orang tua dan institusi pendidikan terhadap esports sehingga mereka turut mendukung pembinaan talenta-talenta berbakat,” ujar Harry Kartono selaku Chief Operational Officer MIX 360 ESPORTS, saat peresmian pembukaan IEL University Series 2019, di Jakarta, Rabu (30/1).

“Misi kami dalam penyelenggaraan IEL University Series 2019 adalah mempersiapkan calon atlet ESPORTS, khususnya di tingkat universitas, agar bisa masuk ke pelatnas Indonesia untuk SEA Games 2019 di Manila yang digelar tahun ini,” tutur Harry.

Sementara itu, menurut Presiden IESPA. Edy Lim, mengungkapkan bahwa kompetisi IEL University Series 2019 tersebut sejalan dengan salah satu tujuan dibentuknya IESPA, yakni menumbuhkan semangat berkompetisi yang sehat melalui ESPORTS sekaligus mendorong komunitas dan industri ESPORTS di Indonesia.

“IESPA mengharapkan dari kompetisi ini akan memunculkan bibit unggul yang bisa berprestasi di kancah SEA Games tahun ini,” ujar Eddy berharap.

Saat ini sebanyak 12 kampus terpilih telah siap mengirimkan perwakilannya untuk meraih kejayaan di gelaran IEL 2019 University Series season 1. Dua cabang game yang diperlombakan di IEL 2019 University Series ini adalah Dota 2 dan Mobile Legends. 12 Universitas peserta IEL akan terbagi ke dalam dua grup yang akan melakoni babak penyisihan yang lakukan secara online selama bulan Januari hingga Maret 2019.

Kemudian, 4 tim terbaik dari masing-masing cabang akan bertanding di babak semifinal dan final pada akhir April 2019. Adapun Tempat berlangsungnya babak final IEL 2019 University Series bertempat di LigaGame Arena. Total hadiah senilai 1 Miliar Rupiah akan diperebutkan para peserta IEL 2019 University Series pada musim pertama ini.

IEL University Series 2019  mendapat dukungan dan sambutan yang luar biasa dari berbagai pihak, khususnya dari Kementerian Olah Raga dan KOI, serta dari para sponsor dan pelaku induatri terkait.

Beberapa pihak yang mendukung ajang tersebut diantaranya dari Moonton, sebuah developer dari salah satu game Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) terbesar di dunia, Mobile Legends: Bang Bang.

Tags: , , ,


COMMENTS