October 30, 2019

Aplikasi Feet’s Resmi Hadir di Indonesia, Bidik Perusahan Kelas Atas dan Konglomerat

Penulis: Rizki Romdoni
Aplikasi Feet’s Resmi Hadir di Indonesia, Bidik Perusahan Kelas Atas dan Konglomerat  

Mobitekno – Tak bisa disangkal bahwa keterlibatan karyawan dalam suatu perusahaan dapat meningkatkan produktivitas perusahaan itu sendiri. Namun fakta di lapangan mengatakan bahwa hanya sebagian kecil karyawan yang memilih untuk aktif terlibat di perusahaan.

Hal tersebut bisa dilihat dari laporan survei oleh Dale Carnegie untuk Indonesia yang mengungkap, 62,6% dari tenaga kerja adalah milenial dan hanya 25% dari mereka yang terlibat penuh, sementara 66% lainnya hanya terlibat sebagian.

Berdasarkan data dan pengalaman tersebut, Feet’s, aplikasi yang dirancang khusus untuk melibatkan dan memberdayakan peran karyawan dalam perusahaan, resmi hadir di Indonesia. Berkolaborasi dengan departemen psikologi dan AI dari University of Malaya, Feet’s menggabungkan kecerdasan buatan (AI) ke dalam aplikasi agar mampu merumuskan pertanyaan dalam mengumpulkan umpan balik yang cermat.

Hadir dalam peresmian Feet’s di Indonesia, William Loh selaku Head of Project Feet’s menyampaikan bahwa Indonesia sebagai negara berkembang memilki kerumitan geografis dan demografi tersendiri yang berdampak pada kemampuan perusahaan mengelola keterlibatan karyawan.

Jajaran Direksi Feet’s berfoto bersama usai potong tumpeng 

“Kami senang dapat memperkenalkan Feet’s di Indonesia guna membantu perusahaan mengubah cara mereka berkomunikasi dan berinteraksi dengan karyawan mereka,” kata William saat jumpa pers di Jakarta, Selasa (29/10).

“Di Indonesia, dari sisi SDM-nya sudah siap dengan teknologi ini. Berdasarkan riset, total pekerja ada 120 juta dengan 39 persennya milenial. Kami merasa kehadiran kami akan diterima di Indonesia,” tambahnya.

Feet’s merupakan anggota Ramssol Group, sebuah perusahaan teknologi SDM untuk Asia yang bermarkas di Singapura. Untuk saat ini, perusahaan yang ingin mengimplementasikan aplikasi Feet’s bisa merogoh kocek Rp18 ribu per karyawan per bulan, dengan sejumlah fitur-fitur unik yang bisa digunakan untuk mengukur sejauh mana keterlibatan karyawan.

Ellyana Rosaline, Managing Director Feet’s untuk Indonesia, mengatakan, “Feet’s dirancang dengan mempertimbangkan faktor kebahagiaan dan juga bertujuan untuk membina hubungan baik antara manajer dan rekan-rekan mereka di tempat kerja secara real time. Yang membuatnya unik adalah alur kerjanya yang sederhana dan ramah, dikombinasikan dengan kolaborasi bersifat terbuka, interaksi sosial, crowdsourcing, dan gamifikasi. Pada akhirnya, stress level, happiness dan engagement bisa diukur dengan aplikasi ini,”

Tanggapan dan analisa mendalam yang berasal dari fungsi AI di Feet’s akan membantu manajer untuk memulai diskusi yang lebih bermakna dengan tim, menawarkan sumber motivasi baru dan menciptakan budaya yang mendorong kinerja karyawan untuk pertumbuhan perusahaan dalam waktu yang singkat dan real time. Fun and Rewarding Employee Engagement

Tidak hanya itu, Feet’s mampu membuat survei kepuasan menjadi lebih mudah dan menyenangkan untuk dijawab oleh karyawan sehingga perusahaan dapat mengumpulkan kritik dan saran dengan cepat dan tepat.

Selain survei, Feet’s juga menawarkan berbagai fitur yang menyenangkan, seperti Makan Buddy yang memungkinan karyawan dapat mengorganisir kegiatan makan siang bersama, Feeters Forum sebagai platform untuk diskusi karyawan, Weekly Quizzes, HighFivers Recognition Platform untuk menghargai pencapaian karyawan, dan T’ing! sebagai kotak saran. Karyawan akan diberi imbalan atas keterlibatan mereka melalui sistem poin dan hadiah, yang kemudian dapat digunakan untuk menebus hadiah di aplikasi seperti voucher dan diskon dari mitra perusahaan. Untuk sistem reward ini, Feet’s telah berkolaborasi dengan beberapa merchant dari berbagai sektor, seperti F&Bs dan destinasi wisata.

Di Indonesia, Feet’s sudah berkolaborasi dengan beberapa perusahaan, baik di sektor swasta maupun pemerintah. Targetnya, mereka bisa hadir di seluruh industri apapun (all industry) yang membutuhkan solusi ini. “Kami menargetkan perusahaan-perusahaan kelas atas dan konglomerat, dimana mereka banyak menjalankan banyak bisnis,” pungkas Ellyana.

Tags: , , , ,


COMMENTS