October 21, 2019

Review Samsung Galaxy Note 10+, Sangat Powerful untuk Produktivitas Sehari-Hari

Penulis: Desmal Andi
Review Samsung Galaxy Note 10+, Sangat Powerful untuk Produktivitas Sehari-Hari  

Mobitekno – Samsung Galaxy Note 10 series hadir di Indonesia pada awal Agustus 2019. Smartphone ini kehadirannya selalu ditunggu banyak orang, terutama para pengguna smartphone Samsung. Hal ini karena Samsung Galaxy Note series tidak hanya berfungsi sebagai perangkat komunikasi, melainkan juga memiliki banyak fungsi lainnya. Mulai dari upgrade foto yang biasanya membawa banyak perubahan hingga fleksibilitas S Pen menjadi salah satu hal yang ditunggu banyak orang.

Pada tahun ini, Samsung mengeluarkan dua varian Galaxy Note 10 series. Pertama adalah Samsung Galaxy Note 10 yang memiliki bentang layar 6,3 inci dan Samsung Galaxy Note 10+ yang memiliki ukuran layar lebih besar, yaitu 6,8 inci. Ada perbedaan diantara keduanya, selain ukuran layar, seperti kapasitas baterai, storage, dan kamera.

Kali ini Mobitekno mendapat kesempatan untuk menguji varian tertinggi, yaitu Samsung Galaxy Note 10+ dengan kapasitas memori 12/256 GB. Agar hasil pengujian maksimal, selama hampir tiga minggu smartphone ini menjadi perangkat harian untuk kebutuhan redaksi. Berbagai keunggulan dan fitur dari smartphone ini kami coba satu persatu untuk melihat kinerjanya. Namun, ada juga kekurangan yang kami temukan pada smartphone ini. Penasaran? Simak hasil pengujiannya berikut ini.

Galaxy Note 10 Plus

 

Kelengkapan

Samsung Galaxy Note 10+ hadir dalam satu kemasan berwarna hitam dengan desain yang kokoh. Di bagian luarnya terpampang gambar S Pen yang menjadi identitas Galaxy Note 10 series. Saat dibuka, ada banyak part pendukung yang ada di dalamnya, selain unit smartphonenya sendiri.

Sebelumnya, Mobitekno sudah pernah melakukan unboxing Samsung Galaxy Note 10+ ini tidak lama dari hari peluncurannya di Mal Kota Kasablanka. Hasilnya, di dalam kemasan penjualannya, bisa dilihat item-item sebagai berikut:

  • Unit Samsung Galaxy Note10+
  • Power Adapter standar dengan kemampuan 25W (power adapter 45W tersedia optional)
  • Kabel charger USB type C – USB Type C
  • Earphone AKG berwarna hitam
  • Buku petunjuk singkat
  • Soft Case
  • SIM Card Ejector
  • USB Type C OTG
  • Tweezer untuk melepas ujung S Pen

Berikut video unboxing yang pernah kami buat saat awal Agustus 2019.

 

Desain

Saat dikeluarkan dari kotak penjualannya, kami langsung memasukkan SIM card dan mengatur semua setting yang ada berdasarkan satu akun Gmail, serta memasang beberapa aplikasi pendukung untuk pengujian ini. Smartphone ini hadir dengan layar yang cukup besar. Ini memang menjadi ciri khas Galaxy Note sejak dahulu dimana layar Note Series lebih besar dari S Series. Namun, layar yang besar ini bukan berarti bodi keseluruhannya ikut membengkak seperti sebuah tablet. Ukuran layar 6,8 inci ditambah dengan fitur Edge yang ada di sisi layar tetap hampir tidak mempengaruhi ukuran keseluruhan bodi. Batas antara frame dan layar terlihat sangat tipis. Screen to body ratio pada smartphone ini mencapai 91 persen. Tidak heran jika Samsung sendiri menyebut smartphone ini “Mote Screen, Less Interruption” khusus untuk bagian layar.

Layar Samsung Galaxy Note 10+ yang memiliki resolusi 1440×3040 pixel ini berjenis Dynamic AMOLED dan dilindungi dengan Gorilla Glass 6. Pada bagian tengah atas terdapat satu lubang kamera, atau mereka menamakannya sebagai Infinity-O Display. Ketebalan bodinya hanya 7,9 mm sehingga membuat smartphone ini terlihat ramping dari samping. Sementara berat keseluruhannya mencapai 196 gram. Cukup ringan untuk sebuah smartphone dengan layar berukuran 6,8 inci dan kapasitas baterai 4.300mAh.

Tepi layar bagian kanan bisa Anda tarik untuk mengeluarkan fitur Edge. Di sini Anda bisa menemukan berbagai akses cepat untuk membuka aplikasi. Pengaturannya sendiri ada dalam menu Settings. Yang menarik dari Samsung Galaxy Note 10+ ini adalah lengkung layar pada sisi kiri dan kanan menyatu dengan cover bodi bagian belakang yang juga di desain melengkung (Curve Glass Design). Desain seperti ini membuat genggaman tangan menjadi lebih menyatu.

Note 10 plus

Di bagian sisi kiri terdapat dua tombol fisik untuk volume dan akses ke Bixby. Tidak ada tombol fisik lain di keseluruhan bodi. Lalu, dimanakah akses untuk mematikan dan menghidupkan smartphone? Samsung menggunakan kombinasi tombol Bixby dan volume bawah yang harus ditekan lama untuk menampilkan akses Shut Down, Restart, dan Emergency Mode. Sementara penekanan sesaat untuk kedua tombol tersebut tetap berfungsi untuk mengambil screen shot. Namun, jika Anda tetap menginginkan adanya tombol untuk mematikan dan menghidupkan smartphone seperti yang terlihat di banyak smartphone, Anda bisa mengubahnya di bagian “Side Key” pada menu Settings.

Galaxy Note 10 plus

Beralih pada bagian atas. Di sini terdapat lubang kecil untuk mikrofon dan slot SIM Card serta MicroSD. Pada Samsung Galaxy Note+ slot SIM Card model Hybrid. Jadi, jika ingin menggunakan dua SIM Card, slot MicroSD harus mengalah. Namun, jika ingin menambah memori eksternal, hanya satu SIM Card saja yang bisa Anda gunakan. MicroSD yang bisa Anda tambahkan bisa mencapai kapasitas 512GB.

Pada bagian bawah, terlihat lubang speaker; port USB Type C untuk pengisian daya, transfer file, hingga koneksi untuk Samsung Dex; dan S Pen yang bisa dikeluarkan dengan menekan sekali pada tombol yang sedikit menyembul pada bagian bawah smartphone.

Sekarang kita lihat bagian belakang. Di sini terdapat empat kamera. Tiga kamera diletakkan di sisi kiri atas smartphone. Desain seperti ini membuat Galaxy Note 10+ menjadi seperti kamera sungguhan saat digunakan untuk mengambil foto dalam posisi landscape. Satu kamera lagi untuk kebutuhan foto bokeh ada di sisi luar, disusun sejajar dengan LED Flash. Depth camera ini tidak hanya dapat berfungsi untuk foto bokeh saja, tetapi dengan aplikasi pendukung bisa melakukan hal lainnya, seperti pengukuran objek.

 

Fitur dan Performa

Membahas fitur pada Samsung Galaxy Note+ tentu saja akan panjang karena didukung ekosistem aplikasi yang ada, smartphone ini bisa melakukan banyak hal. Salah satu fitur yang paling banyak dicari adalah kemampuan kamera. Di Samsung Galaxy Note 10+, Samsung memberikan kamera Pro Grade sehingga kualitasnya bisa dikatakan sama dengan kamera profesional.

Ada empat kamera yang tersusun di bagian belakang. Tiga kamera terdiri dari ultra wide camera 16MP, wide angle camera12MP dan telephoto camera 12MP. Satu kamera lagi adalah depth vision camera berkualitas VGA. Sementara kamera depannya berkemampuan 10MP.

Ada banyak kemampuan di bagian kamera ini. Selain memiliki mode kamera yang cukup banyak, mulai dari Panorama, Pro, Live Focus, Photo, Video, hingga Super Slow-Mo, kemampuan kamera juga dibekali beberapa fitur pendukung. Salah satunya adalah Super Steady untuk perekaman video. Berkat fitur ini, hasil rekaman seperti menggunakan gimbal. Pergerakan video terlihat sangat halus dan stabil. Kemampuan pengambilan video yang baik ini masih ditambah dengan fitur Zoom-in Mic yang dapat memfokuskan suara dari objek yang dibidik. Hasil rekaman juga bisa langsung diedit berkat adanya Adobe Premiere Rush yang sudah bekerjasama dengan Samsung Galaxy Note 10+.

Mode kamera  belakang

Mode kamera depan

Bahkan, Anda bisa memanfaatkan kemampuan kamera ini menjadi lebih advance dengan tambahan aplikasi tertentu. Misalnya dengan aplikasi 3D Scanner, Anda bisa memindai sebuah objek 360 derajat. Hasilnya bisa disimpan dalam format GIF. Jika proses scan ini Anda lakukan secara perlahan dan cukup cahaya, objek akan dipindai dengan sangat detil.

3D Scanner, perpaduan kamera dan AR

Satu lagi aplikasi yang cukup berguna adalah Quick Measure. Aplikasi ini akan memanfaatkan fitur kamera dan Augmented Reality sehingga bisa digunakan menjadi pengukur dimensi sebuah objek. Sebuah kotak bisa diukur panjang dan lebarnya hanya dengan membidiknya dengan kamera.

Quick Measure yang dapat mendeteksi dimensi sebuah objek

Bagaimana dengan kamera depan? Mode yang hadir hampir sama dengan kamera belakang. Kamera depan 10MP ini bisa menangkap gambar dengan baik walau kondisi cahaya sedang kurang.

S Pen yang Fleksibel

Berbicara mengenai Samsung Galaxy Note 10+ tentu berkaitan erat dengan S Pen. S Pen yang menggunakan teknologi Buetooh Low Energy ini mampu melakukan banyak hal. Bahkan, berbeda jauh dengan S Pen di Galaxy Note 9, S Pen di smartphone ini mampu melakukan gerakan gesture untuk mengatur beberapa fungsi smartphone, berkat adanya tambahan sensor gerak. Contohnya pada kamera, cukup menekan tombol satu kali, Anda bisa meng-capture gambar atau memulai perekaman video. Klik dua kali dapat mengganti kamera depan ke kamera belakang atau sebaliknya. Menekan tombol sambil menggerakkan S Pen ke kanan atau ke kiri dapat mengganti mode foto atau video dalam fitur kamera. Anda seperti menggunakan tongkat sihir untuk mengakses beberapa fitur di smartphone.

S Pen di Samsung Galaxy Note 10+

Fungsi S pen juga ditingkatkan sehingga dalam Air Command, Anda bisa membuat AR Doodle. AR Doodle akan sangat berguna untuk menunjukkan sebuah informasi dalam foto maupun video ke orang lain. Anda bisa menuliskan atau menggambar banyak hal dalam foto atau video.

Sama seperti AR Doodle, ada juga Live Message. Fitur ini bisa membuat pesan foto atau video menjadi lebih interaktif. Anda bisa menambahkan efek gerakan cahaya di dalamnya hingga menambah teks dalam foto atau video.

AR Doodle dan Live Message

Konektivitas PC dengan Samsung DeX

Dengan dukungan hardware yang tinggi, Samsung Galaxy Note 10+ bisa dikoneksikan dengan PC dengan sangat mudah. Melalui sebuah aplikasi Samsung DeX yang harus di-download terlebih dahulu dari website Samsung, Anda bisa mengoperasikan smartphone dari dalam PC. Bekerja atau melakukan aktivitas pekerjaan yang biasanya dilakukan di smartphone, kini bisa lebih lega karena memanfaatkan lebar layar pada PC.

Samsung DeX

Satu lagi aplikasi yang bisa berkoneksi dengan PC adalah aplikasi Link to WIndows. Ini berlaku untuk pengguna Windows 10. Bedanya dengan Samsung DeX, pada aplikasi ini layar smartphone benar-benar tampil sama saat ada di layar PC. Untuk menggunakan fitur ini, Anda juga harus memasukkan akun Microsoft.

Link to Windows

 Samsung Galaxy Note 10+ dibekali juga dengan fitur keamanan yang lengkap. Salah satunya adalah dengan pemindai sidik jari dengan teknologi ultrasonik, sama seperti pada Samsung Galaxy S10 series.

Performa

Samsung Galaxy Note 10+ ditenagai dengan chipset Exynos 9825 berteknologi 7nm dengan memori 12GB RAM. Sementara untuk memori internal ada dua pilihan, yaitu 256GB dan 512GB. Smartphone ini juga menggunakan Android Pie 9.0 dibalut dengan One UI bersi 1.5.

One UI berbasis Android Pie 9.0

Baterainya yang cukup besar yaitu 4.300mAh mampu medukung smartphone ini dengan “nafas” lebih panjang. Baterai ini juga didukung teknologi pengisian daya super cepat 45W. Namun, paket penjualannya hanya diberikan adapter 25W. Untuk adapter 45W dijual secara terpisah.

Untuk lebih jelasnya, berikut pengukuran dengan tiga aplikasi benchmark.

Benchmark Antutu 8, Geekbench 4.0, dan PC Mark 10

 

Berikut contoh foto Samsung Galaxy Note 10+

 

Spesifikasi

Performa yang kencang serta fleksibilitas yang luas untuk menunjang produktivitas penggunanya tidak lepas dari spesifikasi hardware yang dibenamkan Samsung ke Galaxy Note 10+. Berikut ini spesifikasi yang ada di Samsung Galaxy Note 10+

 Galaxy Note10+
Display  6,8-inch Quad HD+
 Dynamic AMOLED Infinity-O Display, 3040×1440 (498ppi)
 HDR10+ Certified
Camera  Belakangr: Quad Camera:
 -Ultra Wide: 16MP F2.2
 -Wide-angle: 12MP 2PD AF F1.5 / F2.4 OIS
 -Telephoto: 12MP F2.1 OIS
 – Depth Vision Camera: VGA
 Depan: 10MP 2PD AF F2.2
Body  77.2 x 162.3 x 7.9mm, 196g
 (BLE S Pen: 5.8 x 4.35 x 105.08 3.04g)
Chipset  Exynos 9825 7nm 64-bit Octa-core processor (Max. 2.7 GHz + 2.4 GHz + 1.9 GHz)
Memory  – 12GB RAM with 256GB internal storage
 – 12GB RAM with 512GB internal storage
SIM Card  Dual SIM (Hybrid): one Nano SIM and one Nano SIM or one MicroSD slot (up to 1TB)
Battery  4,300mAh
OS  Android 9.0 (Pie)
Network  Enhanced 4×4 MIMO, Up to 7CA, LAA, LTE Cat.20
 – Up to 2.0Gbps Download / Up to 150Mbps Upload
Connectivity  Wi-Fi 802.11 a/ b/ g/ n/ ac/ ax (2.4/ 5GHz), VHT80 MU-MIMO, 1024QAM
 – Up to 1.2Gbps Download / Up to 1.2Gbps Upload
 Bluetooth® v 5.0, ANT+, USB Type-C, NFC, Location (GPS, Galileo*, Glonass, BeiDou*)
Sensors  Accelerometer, Barometer, Ultrasonic Fingerprint Sensor, Gyro Sensor, Geomagnetic  Sensor, Hall Sensor, Proximity Sensor, RGB light sensor
 (BLE S Pen: 6-axis Sensor including Gyro Sensor and Acceleration Sensor)
Authentication  Lock Type: Pattern, PIN, Password
 Biometric Lock Types: Ultrasonic Fingerprint sensor, Face recognition
Audio  Stereo speakers and earphones: Sound by AKG
 (In-box earphones: Type-C plug, hybrid canal type, 2way dynamic unit)
 Surround sound with Dolby Atmos technology (Dolby Digital, Dolby Digital Plus included)
 Audio Playback Format:
 MP3, M4A, 3GA, AAC, OGG, OGA, WAV, WMA, AMR, AWB, FLAC, MID, MIDI,  XMF,   MXMF, IMY, RTTTL, RTX, OTA, DSF, DFF, APE
Video  MP4, M4V, 3GP, 3G2, WMV, ASF, AVI, FLV, MKV, WEBM

 

Kesimpulan

Memang berbeda dengan smartphone lainnya, Samsung Galaxy Note 10+ mampu menyuguhkan banyak fitur dan fleksibilitas yang luas. Dari awal kemunculannya, Samsung Galaxy Note memang ditujukan untuk para pengguna aktif yang ingin mengubah media kerjanya dari laptop ke smartphone. Itulah mengapa S Pen menjadi satu ciri khas pada smartphone ini. S Pen mampu menyajikan banyak produktivitas dalam sebuah smartphone. Didukung layar Dynamic AMOLED yang jernih membuat bekerja dengan smartphone ini menjadi lebih menyenangkan.

Mengingat pentingnya S Pen, tidak salah jika Samsung terus mengembangkan fungsi dan kemampuan perangkat ini. Jika sebelumnya hanya dapat menjadi remote untuk kamera, kini di Samsung Galaxy Note 10+ S Pen dapat bekerja lebih luas lagi. Banyak media dan aplikasi bisa ditulis dengan S Pen. Bahkan, tambahan sensor gerak membuat S Pen mampu mengoperasikan banyak hal dengan gerakan gesture.

Semua keunggulan di Samsung Galaxy Note 10+ ini tampaknya layak diacungi jempol. Namun, Mobitekno tetap mencatat adanya beberapa hal yang kurang nyaman dengan smartphone ini. Salah satunya adalah bahan bodi yang dirasakan terlalu licin jika tidak menggunakan case tambahan. Selain itu, bodi yang mengkilap membuat sidik jari senang menempel. Sekali lagi, jika Anda tidak menggunakan case tambahan, Anda harus rajin-rajin membersihkannya agar smartphone tetap kinclong.

Tags: , , , , ,


COMMENTS