October 16, 2019

Berbekal Data Analitik, Vending Machine OVO SmartCube Bawa Manfaat Bagi Brand dan Konsumen

Penulis: Iwan RS
Berbekal Data Analitik, Vending Machine OVO SmartCube Bawa Manfaat Bagi Brand dan Konsumen  

Mobitekno – Startup fintech lokal OVO yang baru saja berstatus unicorn sudah meluncurkan produk/layanan smart vending machine-nya OVO SmartCube pada awal Juli 2019 lalu.

Sebagai smart vending machine pertama di Indonesia yang dapat menganalisis data dengan dukungan teknologi Big Data ini, pihak OVO berharap dapat menyediakan pengalaman digital interaktif bagi brand dan mitranya agar dapat menyesuaikan produk dan layanannya sesuai kebutuhan dan kebiasaan (habit) pengguna/konsumen.

Sebagai smart vending pertama di Indonesia dengan kemampuan analisis data, OVO SmartCube, dapat menjadi terobosan baru bagi para brand untuk membangun interaksi yang lebih kuat dengan penggunanya.

“Setelah sukses dalam peluncuran tahap pertama di bulan Juli lalu, kami siap menjawab permintaan dari lebih banyak brand dan perusahaan, dengan menambah lebih banyak titik dan kota di Indonesia. Rencananya kami akan menambah 500 titik hingga akhir 2020 nanti,” ungkap Vira Shanty, Chief Data Officer OVO, saat jumpa media Rabu lalu (16/10/2019).

Kemampuan real-time data analysis yang dimilki OVO SmartCube dapat mengetahui perilaku dan demografi pelanggan yang bertransaksi di smart vending machine tersebut untuk kemudian dianalisis untuk berbagai tujuan. Data yang terekam mulai dari usia, jenis kelamin, lokasi, spending power, dan perangkat yang digunakan.

Data analitik dari OVO SmartCube juga dapat mengevaluasi preferensi konsumen dan menyediakan informasi secara instan dan akurat. Sebagai contoh durasi belanja dan produk yang paling sering dibeli pelanggan.

“Informasi yang dapat diakses oleh brand mitra dalam bentuk Insight dapat dimanfaatkan oleh brand mitra untuk memberikan promosi atau penawaran yang sesuai dengan pelanggan,” jelas Vira.

OVO SmartCube juga dilengkapi dengan beberapa inovasi fitur yang dapat dimanfaatkan oleh banyak brand untuk mendekatkan diri dengan konsumennya, seperti memberikan contoh produk (product sampling), penjualan (selling), survei, pemasangan iklan (advertising), layanan isi ulang (top-up), beragam program deals/voucher, serta menampilkan video iklan dari banyak brand untuk menawarkan produk mereka.

“Di tengah kemajuan digital teknologi, marketer kini berlomba-lomba untuk melakukan pendekatan pemasaran yang berpusat pada konsumen (customer centric) yang menuntut interaksi yang lebih bermakna antara brand dengan konsumennya. OVO SmartCube siap hadir untuk menjawab kebutuhan brand dalam mengenal konsumennya lebih personal,” kata Vira.

Selain teknologi Big Data, OVO SmartCube juga memanfaatkan teknologi cloud dalam mengolah dan melaporkan hasil analisis data. Untuk itu, OVO didukung mitra teknologi, seperti Cloudera, Informatica, dan Kinetica.

Analsis data yang didaptkan dari OVO SmartCube juga dapat menunjukkan perilaku berdasarkan seluruh titik lokasi OVO SmartCube, baik yang ada di mal, sekolah/universitas, dan perkantoran pada jam dan hari sibuk. Ini tentu berguna bagi OVO dan para mitra di tengah-tengah persaingan digital marketing saat ini yang menuntut interaksi brand dan konsumen yang lebih kuat.

Meski jumlah smart vending machine OVO SmartCube baru 30 unit di Jabodetabek, pihak OVO memasang target hingga 100 unit di akhir tahun. Tahun depan (2020), target jumlahnya mencapai 500 unit dan ditambah lagi tahun berikutnya (2021) menjadi 1000 unit.

Tags: , , , , , ,


COMMENTS