June 5, 2019

BBM Oktan Tinggi Laris Diburu Pemudik

Penulis: Rizki Romdoni
BBM Oktan Tinggi Laris Diburu Pemudik  

Mobitekno – PT Pertamina dalam siaran persnya menyatakan bahwa para pemudik yang menggunakan kendaraan pribadi lebih banyak mengonsumsi BBM beroktan tinggi untuk kenyamanan selama perjalanan mudik ke kampung halaman.

VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menyatakan, memasuki H-2 Idul Fitri 2019, pemudik semakin minati BBM beroktan tinggi seperti Pertamax Turbo, Pertamax dan Dex.

“Pertamax Turbo tercatat mengalami kenaikan tertinggi hingga 23 persen,” ujar Fajriyah, Senin (3/6) di Jakarta. Masih menurut Fajriyah, untuk konsumsi harian Pertamax Turbo telah mengalami kenaikan hingga menembus angka 650 ribu liter.

Kenaikan tinggi juga terjadi pada BBM beroktan tinggi jenis Pertamax dan Dex. Pertamax mengalami kenaikan 11 persen dibanding konsumsi rata-rata harian normal serta Dex tercatat mengalami kenaikan hingga 15 persen dari rata-rata harian normal.

“Pada H-2, BBM berkualitas dan ramah lingkungan yang diproduksi Pertamina banyak diminati pemudik,” jelasnya.

Dia menjelaskan, BBM beroktan tinggi mampu menjaga performa mesin tetap prima sehingga mendukung untuk perjalanan jauh. BBM beroktan tinggi seperti Pertamax Turbo memiliki spesifikasi tinggi sesuai dengan kebutuhan mesin kendaraan saat ini.

“Kenaikan konsumsi Dex pada H-2 Lebaran bahkan lebih tinggi 7 persen dibanding periode yang sama pada tahun lalu,” imbuh Fajriyah.

Untuk mengamankan stok BBM selama arus mudik, Pertamina terus meningkatkan ketahanan stok BBM nasional dalam kondisi lebih dari cukup di atas rata-rata stok nasional yang dipersyaratkan.

“Pertamina juga menyiapkan stok yang cukup di sepanjang jalur mudik, termasuk pada 62 titik layanan tambahan Non SPBU seperti SPBU Modular maupun Kios Pertamina Siaga,” tegas Fajriyah.

Untuk mengetahui lokasi layanan-layanan Pertamina serta berbagai promosi selama masa mudik, dapat menghubungi Pertamina Call Center 135 atau menggunakan aplikasi MyPertamina.

Tags: , , , ,


COMMENTS