December 2, 2019

Terima Lini Kredit Rp 1 Triliun dari Permata Bank, Kredivo ‘Gaspol’ Incar Jutaan Nasabah Baru

Penulis: Rizki Romdoni
Terima Lini Kredit Rp 1 Triliun dari Permata Bank, Kredivo ‘Gaspol’ Incar Jutaan Nasabah Baru  

Mobitekno – Menandai pencapaian penting perusahaan yang bergerak di bidang industri fintech, Kredivo belum lama ini mengumumkan penyaluran lini kredit sebesar 1 triliun rupiah dari Permata Bank. Penyaluran lini kredit ini merupakan kolaborasi channeling terbesar yang pernah dilakukan oleh bank nasional melalui entitas fintech hingga saat ini. Upaya ini juga merupakan cara bagi kedua belah pihak untuk menyediakan produk dan layanan keuangan yang inovatif dan lebih efisien guna melayani basis konsumen yang lebih luas.

Perpaduan keahlian bank dan fintech, PermataBank dapat mendiversifikasi loan book ke pelanggan yang lebih luas sementara Kredivo dapat terus menumbuhkan nilai transaksi dan loan book untuk melayani kebutuhan masyarakat Indonesia yang belum tersentuh layanan keuangan. Melalui kolaborasi ini, kedua perusahaan berkomitmen untuk melanjutkan misi keuangan inklusif yang berdampak pada peningkatan  perekonomian negara.

Umang Rustagi, Komisaris Kredivo yang hadir dalam acara kolaborasi ini menjelaskan bahwa memiliki metrik risiko terbaik dan inovasi sebagai DNA, Kredivo yakin bahwa lini kredit yang didapatkan akan mempercepat pertumbuhan dan memungkinkan melayani jutaan nasabah baru kedepannya.

“Selain itu, ini menjadi titik tolak yang baik untuk bekerjasama dengan bank nasional terkemuka seperti PermataBank dalam menciptakan lebih banyak produk keuangan yang dirancang untuk konsumen generasi masa depan Indonesia.” urai Umang.

Tak ketinggalan Direktur Ritel Perbankan, PermataBank Djumariah Tenteram menegaskan bahwa pertumbuhan financial technology semakin berkembang pesat, terutama untuk produk pinjaman tunai jangka pendek,

“PermataBank melihat prospek yang positif dengan menjalin kolaborasi bersama Kredivo, sebagai perusahaan fintech yang kami percaya memiliki kredibilitas dan struktur manajemen risiko yang kuat di industri. Hal ini juga merupakan perwujudan komitmen PermataBank dalam  memberikan pelayanan keuangan menyeluruh yang sederhana, cepat, andal dan inovatif, dan tentunya meningkatkan bisnis PermataBank di Indonesia.” papar Maria sapaan akrab Djumariah Tenteram.

Bila melihat laporan e-Conomy SEA 2019 yang dilakukan oleh Google dan Temasek, akhir 2019 Indonesia masih memiliki 92 juta penduduk dewasa yang belum tersentuh layanan finansial atau perbankan. Memiliki kapasitas untuk menembus pasar dengan sangat cepat dengan pemanfaatan teknologi, kolaborasi antara fintech dan perbankan menjadi cara tercepat untuk mendorong inklusi sekaligus literasi keuangan.

Kolaborasi antara PermataBank dan Kredivo ini menunjukkan potensi besar kolaborasi antara fintech dan bank untuk dapat melayani jutaan konsumen Indonesia dengan menyediakan produk pembiayaan berbiaya rendah dengan kemampuan skalabilitas yang tinggi.

Tags: , , , , ,


COMMENTS