March 29, 2018

Maksimalkan Otomatisasi di Industri IT, F5 Networks Adakan Program Pelatihan Super NetOps

Penulis: Desmal Andi
Maksimalkan Otomatisasi di Industri IT, F5 Networks Adakan Program Pelatihan Super NetOps  

Mobitekno – Otomatisasi di sebuah perusahaan pada saat ini memang bisa menyederhanakan berbagai hal, termasuk proses kerja hingga penghematan waktu yang cukup signifikan. Faktor inilah yang membuat F5 Networks belum lama ini mengumumkan Super NetOps, sebuah program pelatihan pertama yang bertujuaan untuk membantu perusahaan dan industri IT di Asia Pasifik agar lebih mengedepankan otomatisasi, meningkatkan kinerjaa, mengurangi kesenjangan keterampilan, hingga membantu para profesional IT untuk mempelajari metodologi DevOps.

“Ketika berbicara dengan banyak pelanggan kami, ada satu kesamaan yang nyata, yaitu kesenjangan dalam hal praktik kerja dan kolaborasi antara tim NetOps dan DevOps,” ujar Adam Judd, Senior Vice President, Asia Pasifik, China dan Jepang, F5 Networks. “Karena kebutuhan akan layanan IT melampaui kemampuan pendekatan manual yang berbasis fungsi, F5 berkomitmen untuk menjawab tantangan ini secara langsung, dan membantu industri bertumbuh dengan tool dan skill (SDM) yang tepat,” lanjut Adam Judd.

Program global Super NetOps F5 sendiri memiliki tujuan untuk memberikan kombinasi antara keterampilan jaringan esensial dan jaringan baru kepada para peserta. Tujuannya untuk mentransformasi komunitas operasi jaringan (NetOps) agar memfasilitasi kolaborasi yang lebih kuat dengan para pengembang (DevOps).

Program ini dijalankan F5 karena pada saat ini banyak perusahaan yang sudah menyadari pentingnyaa lingkungan multi-cloud untuk bisnis perusahaannya. Dengan demikian, hal ini mendorong mereka untuk lebih meningkatkaan layanan aplikasi yang lebih otomatis.

Program Super NetOps dari F5 disampaikan melalui suatu kombinasi antara pembelajaran video dan sesi-sesi praktik lab secara langsung. Program pelatihan ini hadir di Asia Pasifik dengan pendekatan lokal yang disesuaikan dengan keunikan budaya dari masing-masing wilayah.

Kondisi masa depan akan serba otomatis, dan tidak ada sosok yang lebih tepat untuk mengotomatisasi jaringan selain para insinyur dan arsitek yang mengatahui bagaimana menjaga laju ekonomi Internet,” tutup Judd.

Tags: , , , ,


COMMENTS
OTHER ARTICLES