September 26, 2018

Optimasi Teknologi DLP, Cara Symantec Lindungi Informasi Sensitif Office 365

Penulis: Rizki Romdoni
Optimasi Teknologi DLP, Cara Symantec Lindungi Informasi Sensitif Office 365  

Mobitekno – Tugas memantau dan melindungi data di era generasi cloud adalah hal yang rumit. Perusahaan harus bekerja untuk memastikan bahwa data sensitif seperti PII, kekayaan intelektual, atau kode source, dilindungi di mana pun data tersebut dibagikan. Saat ini, hal tersebut tampak lebih sulit daripada di generasi sebelumnya, karena perusahaan dengan cepat mengadopsi aplikasi SaaS, termasuk Office 365, yang membutuhkan data yang terus berpindah di antara endpoints, cloud dan pihak ketiga seperti mitra, vendor atau kontraktor.

Symantec Corp., (NASDAQ: SYMC), perusahaan keamanan siber terkemuka di dunia, hari ini, Rabu (26/9), mengumumkan peningkatan pada teknologi Data Loss Prevention (DLP) untuk melindungi informasi di Office 365. Dengan Symantec DLP, data dilindungi baik saat diam maupun berpindah, on-premises, atau di cloud, dan di mana pun data berada melalui konsol manajemen tunggal.

“Ketika perusahaan bermigrasi ke Office 365 dan aplikasi SaaS lainnya, mereka berisiko kehilangan data yang sangat besar, yang dibuat lebih rumit dalam menghadapi peningkatan regulasi data seperti General Data Protection Regulation (GDPR),” kata Nico Popp, Senior Vice President of Information Protection, Symantec dalam siaran pers yang diterima redaksi Mobitekno.

Menurutnya, perlindungan informasi adalah bagian penting dari strategi pertahanan siber terpadu sebuah perusahaan dalam lingkungan generasi cloud ini. Dengan mengambil pendekatan holistik, Symantec dapat melindungi data dengan lebih baik saat data bergerak melintasi endpoints, jaringan, dan aplikasi.

Symantec menghadirkan fungsi tambahan untuk visibilitas, perlindungan, dan kontrol terhadap data sensitif di mana pun data tersebut berada atau berpindah. Pengguna kini dapat dengan aman berbagi data sensitif melalui Office 365 dengan para karyawan, mitra, atau kontraktor.

Sebagai elemen integral dari Platform Integrated Cyber Defense dari Symantec, teknologi DLP dari Symantec memanfaatkan kombinasi yang hebat dari teknologi pendeteksi yang ditopang oleh pembelajaran mesin yang canggih untuk mengklasifikasikan informasi pribadi yang sensitif, termasuk Sensitive Image Recognition (SIR) dengan Optical Character Recognition (OCR).

Sederhananya, saat data dibagikan dengan pihak ketiga, enkripsi berbasis identitas dan hak cipta digital secara otomatis diaktifkan untuk mengklasifikasikan dan secara konsisten melindungi dan melacak data. Perusahaan yang dilindungi akan memiliki visibilitas, di mana data mereka dibagikan dan siapa yang mengaksesnya, perusahaan bisa mencabut akses jika diperlukan.

Pendekatan Information Centric Security (ICS) ini fokus pada perlindungan di sekitar data dan memperkuat kontrol GDPR dan praktik kepatuhan terbaik lainnya. Di dalam Platform Integrated Cyber Defense dari Symantec, DLP terintegrasi dengan banyak teknologi Symantec untuk memberikan perlindungan data di seluruh titik kontrol. Hal ini dapat tercapai dengan satu solusi dan kebijakan terpusat untuk perlindungan yang konsisten yang diperluas di endpoints, jaringan, IaaS, SaaS dan email. Solusi terintegrasi bertujuan untuk menurunkan total cost of ownership, meningkatkan keefektifan perlindungan data dan meminimalkan false positive.

Symantec DLP terintegrasi dengan Proxy, CASB, email dan pengguna dan solusi analitik berbasis-entitas (UEBA) untuk memberikan keamanan data end-to-end untuk perusahaan terkemuka di seluruh dunia.

Tags: , , , , ,

  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares

COMMENTS