April 26, 2018

Huawei Luncukan Nova 2 Lite untuk Sasar ‘Kids Zaman Now’

Penulis: Iwan RS
Huawei Luncukan Nova 2 Lite untuk Sasar ‘Kids Zaman Now’  

Mobitekno – Sambil menunggu kehadiran ponsel flagship P20 Pro di pasar Indonesia, Huawei PT. (Huawei Tech Investment) mengawali paruh pertama 2018 dengan meluncurkan smartphone Nova 2 Lite di segmen menengah ke bawah. Lebih khusus lagi untuk konsumen muda alias ‘Kids Zaman Now’.

Karena disasar untuk kaum milenial, banderol harganya pun relatif terjangkau, meski belum seagresif dua ponsel rivalnya dari Xiaomi (Redmi Note 5) dan Asus (Zenfone Max Pro M1) yang belum juga telah meluncur.

Baca juga: Review Asus ZenFone Max Plus M1: Ringan Walau Baterainya Berkapasitas Besar

Nova 2 Lite tergolong ‘satu keluarga’ dengan Nova 2i yang dirilis akhir tahun lalu dengan penyesuaian pada beberapa spesifikasi agar lebih terjangkau. ha ini dapat dilihat dari spesifikasi chipset dan dual camera yang masih bawah Nova 2i.

Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei Indonesia, menyatakan bahwa Nova 2 Lite diposisikan sebagai smartphone terjangkau untuk kaum milenial. Indikasinya terlihat dari layar 5,99 incinya kekinian dengan aspek rasio 18:9 inci.

“Selain layar, Huawei Nova 2 Lite juga dibekali superb feature yang cocok untuk ‘kid zaman now’. Salah satunya adalah tampilan dual kamera dengan dukungan wide aperture mode. Tinggal pencet, atur efek bokehnya,” tambah Khing Seng.

Nova 2 Lite
Nova 2 Lite yang dibanderol Huawei seharga Rp 2,6 juta akan tersedia dalam dua opsi warna, yaitu glossy blue dan mate black.
Lo Khing Seng (Deputy Country Director Huawei Indonesia)
Menurut Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei Indonesia, Nova 2 Lite diposisikan sebagai smartphone terjangkau untuk kaum milenial.

 

Berlayar IPS ‘Full View’ (HD+, resolusi 1440 x 720 pixel) dan desain elegan, Nova 2 Lite yang tersedia dalam dua opsi warna (mate black dan glossy blue) ini juga dibekali dengan kamera ganda di sisi belakang dengan lampu flash dan kamera selfie dengan flash toning untuk diklaim dapat meningkatkan kualitas hasil foto di kondisi cahaya minim.

Menurut Lo Khing Sheng, layar ‘Full View’ membuat tampilan visual gambar/video 12,5 persen lebih besar sehingga mata pengguna dapat lebih nyaman dalam melihat layar. Layar Nova 2 Lite juga telah mengadopsi panel kaca lengkung 2.5D dan ramping sehingga lebih nyaman digenggam tangan.

Berbeda dari Nova 2i yang memiliki kamera ganda di depan dan belakang (quad camera), Nova 2 Lite hanya mengusung kamera ganda di belakang (kamera utama) dengan kombinasi 13 MP dan 2 MP (autofocus, LED flash, aperture f2.2).

Seperti pada Nova 2i, sensor 2 MP berfungsi untuk mendukung 13 MP dalam membuat foto portrait mode dan efek bokeh.

Perbedaan kamera ganda juga terdapat pada orientasi/letak kedua kamera. Apabila Nova 2i memilih posisi dual camera secara vertikal (seperti Huawei P20, Mate 10/10 Pro, iPhone X), Nova 2 Lite menganut posisi dual camera seperti seri Huawei P9/P10.

Bagaimana dengan kamera depannya (selfie camera)? Nova 2 Lite mengusung sensor 8 MP dengan ‘fitur selfie toning flash’ yang menyesuaikan brightness level berdasarkan ambient light yang terdeteksi. Hasilnya, foto selfie akan lebih cerah tanpa tergantung pada kondisi pencahayaan.

Kamera depan juga berkontribusi dalam menghadirkan fitur ‘face unlock’ untuk membuka layar secara praktis (via fungsi pemindai wajah). Menurut Huawei, fitur pengelan wajah ini didukung teknologi AI yang sanggup mendeteksi 1.024 titik wajah pengguna.

Selain fitur ‘face unlock’, pengguna masih dapat membuka layar Nova 2 Lite menggunakan fitur biometric lainnya, yaitu memakai fingerprint sensor 4.0 yang diklaim cukup responsif (0,35 detik).

Satu hal yang mungkin dapat membuat konsumen sedikit ragu membeli Nova 2 Lite adalah dapur pacunya yang masih mengandalkan prosesor entry level Snapdragon 430 1,4 GHz (octa-core CPU Cortex-A53 dan GPU Adreno 505). Chipset ini didukung RAM 3 GB dan internal storage 32 GB (tersedia juga slot untuk microSD).

Meski sudah cukup mandiri dengan prosesor buatan sendiri, chipset Huawei (HiSilicon Kirin) belum tersedia untuk segmen bawah (entry level). Inilah alasannya kenapa Huawei memilih Snapdragon 430, seperti yang ditegaskan oleh Lo Khing Sheng saat menjawab pertanyaan media.

Saat pengujian langsung (hands-on experience) Nova 2 Lite, performa Snapdragon 430 terasa cukup mulus dalam bernavigasi UI dan menjalankan berbagai aplikasi medsos, browser, camera app, dan lain-lain. Huawei tampaknya cukup optimal ‘mengekstrak’ kemampuan Snapdragon 430 yang diusung ponsel berbasis Android 8.0 Oreo dengan balutan antarmuka EMUI 8.0.

Nova 2 Lite yang ditenagai baterai 3.000 mAh (diklaim tahan 1,3 hari untuk penggunaan normal) menyediakan dua slot SIM card dan satu slot microSD. Banderol harganya Rp 2,6 juta dengan pre-order di Lazada Indonesia pada 25 April 2018 lalu.

Agar pre-order lebih menarik, Huawei menyediakan bonus sepeaker Bluetooth JBL Flip 3 (harga normal Rp 1 jutaan). Pre-order juga dibuka untuk sistem offline di Jakarta, Bandung, dan Surabaya melalui kemitraan dengan Erajaya Group. Pre-order offline ini juga memberikan bonus speaker Bluetooth JBL Flip 3.

Tags: , , , ,


COMMENTS