March 16, 2018

Dukung Mitra Go-Food, Go-Pay dan BNI Jalin Kerjasama Salurkan KUR

Penulis: Karyo | Editor: Desmal Andi
Dukung Mitra Go-Food, Go-Pay dan BNI Jalin Kerjasama Salurkan KUR  

Mobitekno – Dalam upaya menudukung usaha kuliner para mitra GO-FOOD, Go-Jek melaui Go-Pay terus berupaya untuk mengembangkan para mitranya khususnya dalam hal ini para mitra Go-Food. Mitra Go-Food yang sebagian besar merupakan para pengusaha kaki lima ini jumlahnya kini mencapai lebih dari 125.000 merchant.

Menurut Chief Commercial Expansion GO-JEK, Catherine Hindra Sutjahyo, salah satu tantangan yang dihadapi teman-teman UMKM para mitra Go Food dalam mengembangkan usahanya adalah masalah yang terkait akses pembiayaan.

“Saat ini GO-FOOD yang telah bekerja sama dengan lebih dari 125.000 merchant, dimana 70% diantaranya UMKM,” ujar Catherine, saat peresmian kerjasama Go-Pay dan BNI di Jakarta, Selasa (13/03/2018).
“Kami berharap dengan adanya kemudahan akses kredit murah ini, mereka bisa mengembangkan bisnis, menjangkau pasar yang lebih besar dan menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan,” tembah Catherine.

Sementara itu menurut Chief Executive Officer GO-PAY, Aldi Haryopratomo, pada kesempatan yang sama mengatakan bahwa dari sisi UMKM, mempunyai permasalahan kelayakan kredit yang disebabkan oleh sejarah transaksi UMKM yang belum tercatat dengan baik. GO-PAY berusaha menawarkan solusi, dengan memanfaatkan data transaksinya.

Aldi juga menjelaskan bahwa dengan data transaksi yang dimiliki Go-Pay, pihaknya juga bisa mengklaisifikasi para mitra Go-Food tersebut. “ Dari data tersebut dapat dilihat mana mitra Go-Food yang transaksinya bagus dan mana yang transaksinya belum bagus,” ujar Aldi

Dengan demikian menurut nya , pihak perbankan akan lebih mudah menilai kelayakan UMKM untuk menerima kreditnya.

“Kami melihat terdapat tantangan dalam penyaluran KUR, baik dari sisi perbankan maupun dari pengusaha UMKM. Perbankan memiliki tantangan dalam penentuan target sasar UMKM yang lebih tepat, sementara di sisi UMKM ada tantangan terkait kemudahan akses kepada kredit murah. Bila kita melihat lebih dalam, akar pemasalahannya adalahnya sejarah transaksi UMKM yang belum tercatat dengan baik,” tambah Aldi.

GO-Pay

“GO-PAY sebagai bagian dari ekosistem GO-JEK, punya visi sebagai jembatan antara perbankan dan layanan jasa keuangan dengan masyarakat. Dengan kerja sama ini, para pengusaha UMKM bisa mengakses kredit murah tanpa memerlukan agunan tambahan. Dengan persetujuan pengusaha UMKM, data transaksi di GO-PAY bisa menjadi rekomendasi dalam proses underwriting perbankan,” jelas Aldi.

Lebih lanjut Aldi menjelaskan bahwa kerja sama strategis dengan BNI terssebut sejalan dengan komitmen GO-PAY dalam mempermudah akses layanan jasa keuangan bagi jutaan keluarga di Indonesia.

BACA JUGA: “Astra Resmi Gelontorkan Uang Sebesar Rp2 Triliun untuk Go-Jek”

Kolaborasi tersebut bertujuan mempermudah para pengusaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terutama di bidang kuliner yang menjadi mitra GO-FOOD untuk mengakses kredit murah (kredit usaha rakyat – KUR) demi pengembangan usahanya.

Menurutnya, tahap pertama program ini menyasar merchant GO-FOOD yang ada di empat kota yaitu Semarang, Solo, Yogyakarta dan Malang. Para merchant tersebut akan mendapatkan penawaran untuk mengakses KUR mikro dari BNI, dengan plafon kredit maksimal Rp 25 juta.

“Kami berharap tahap pertama program ini bisa berjalan dengan baik dan bisa membantu para merchant GO-FOOD untuk mengembangkan usahanya ke tingkat yang lebih tinggi,” pungkas Aldi.

Tags: , , ,


COMMENTS
OTHER ARTICLES