May 13, 2018

JPC Gelar Salon Foto Indonesia, Ajang Mencari Fotografer Kreatif

Penulis: Karyo | Editor: Desmal Andi
JPC Gelar Salon Foto Indonesia, Ajang Mencari Fotografer Kreatif  

Mobitekno – Ajang bergengsi bagi para penggemar fotografi cantik kini kembali digelar di Jakarta. Ajang bergengsi yang diberi nama Salon Foto Indonesia ini setiap tahunnya digelar untuk memperebutkan berbagai hadiah, gelar fotografi, dan Piala bergilir.
Salon Foto Indonesia sendiri adalah ajang pameran karya fotografi yang didahului dengan proses lomba berisikan kurasi atau penjurian oleh ahli atau juri fotografi yang kompeten di bidangnya masing-masing.

Menurut Ketua Panitia Pelaksanan SFI 39, Danny Lumanto, ajang ini lebih diarahkan kepada pencarian gelar/pengakuan dari sesama kolega dalam lingkup fotografi baik itu domestik maupun internasional, tak ubah layaknya pencarian prestasi di dunia musik dan film yang selalu diminati. Dengan menambah gelar/prestasi dalam mengikuti salon, dapat dikatakan prestasi tersebut merupakan sebuah pencapaian tersendiri sepanjang karir seorang fotografer.

“SFI diselenggarakan oleh Federasi Perkumpulan Senifoto Indonesia (FPSI) dan setiap tahun dilaksanakan oleh klub fotografi di berada bawah naungan FPSI, dan pada tahun 2018 ini dilaksanakan oleh Jakarta Photo Club (JPC),” ujar Danny saat peluncuran Salon Foto Indonesia 39 , di Jakarta, Rabu, (09/05/2018).

JPC sendiri adalah klub fotografi terbesar di Jakarta, yang telah 13 tahun berdiri dan sampai saat ini masih terus menyelenggarakan pertemuan rutin setiap bulan bertempat di Gedung Datascrip, Kemayoran – Jakarta.

SFI dapat dijadikan indikator atas kualitas karya fotografi seseorang. SFI juga memberikan apresiasi berupa medali emas, perak dan perunggu beserta hadiah-hadiah lain, dan juga poin/nilai bagi karya fotografi terpilih yang diakui dunia fotografi internasional. Peserta yang berhasil mengumpulkan nilai komulatif tertentu akan berhak atas gelar fotografi yang diakui dunia fotografi internasional.

Hasil dari ajang bergengsi SFI tersebut, selain akan dipamerkan bagi karya-karya foto para pemenang dan foto-foto terpilih nantinya akan dicetak dalam buku fotografi eksklusif setiap tahunnya. Ajang SFI ke-39 ini memperlombakan 4 kategori yang terdiri dari : Cetak Monocrom, Cetak Warna, SoftCopy Travel dan Softcopy Digital Creatif.

Menurut Danny, kategori Softcopy Digital Creatif, salah satunya merupakan kategori yang paling bebas untuk karya foto seni. Kategori tersebut terutama dipersiapkan untuk menampung ide-ide kreatif dari para generasi milenial.

Kategori ini merupakan Fotografi Kreatif yang dikembangkan dari fotografi konvensional menuju ke seni kreatif yang bertujuan untuk menstimulasi pikiran-pikiran kreatif dan mendorong eksperimen dengan ide-ide baru, serta dapat digabungkan dengan teknik apapun sejauh dilakukan secara digital, baik berupa kolase ataupun montase. Hasil akhir tetap berupa foto digital dan keseluruhan unsur foto dan seluruh bagiannya merupakan hasil karya dari peserta itu sendiri dan dapat dibuktikan dengan data exif atau filenya.

Tags: , , , ,


COMMENTS
OTHER ARTICLES