July 6, 2018

VW dan Renault Janjikan Layanan Berbagi Mobil Listrik di Negara Ini

Penulis: Rizki Romdoni
VW dan Renault Janjikan Layanan Berbagi Mobil Listrik di Negara Ini  

Mobitekno – Renault dan Peugeot dilaporkan tengah berlomba untuk menawarkan skema berbagi mobil listrik di Paris untuk menggantikan Autolib, layanan berbagi mobil listrik yang dikelola oleh grup taipan Perancis Vincent Bollore yang baru-baru ini ditinggalkan oleh otoritas lokal setelah perselisihan. Tentunya, upaya ini untuk mempromosikan “mobilitas berkelanjutan”.

Platform Volkswagen, We akan menawarkan mobil listrik on-demand yang dimulai di Jerman pada tahun depan dan akan meluas ke Amerika Utara, Asia dan kota-kota Eropa lainnya paling cepat 2020. Sementara itu, Renault, produsen kendaraan Perancis yang berdiri sejak 1899, sudah menawarkan layanan berbagi mobil di Perancis yang disebut “Renault Mobility” dan mengoperasikan 500 mobil listrik Zoe di “free floating” di Madrid.

Volkswagen

Renault mengatakan, “Kami berharap memiliki lebih dari 2.000 kendaraan yang tersedia untuk layanan berbagi mobil dan tumpangan di Paris,” dilansir Reuters

Walikota Paris Anne Hidalgo juga mengatakan pada konferensi pers, Rabu (4/7), bahwa perusahaan lain telah menyatakan minat terkait rencana pelibatan dalam proyek pembagian mobil dalam kota.

PSA akan meluncurkan sebuah skema berbagi mobil listrik “free floating” di Paris pada kuartal terakhir 2018, yang memungkinkan pengemudi untuk mengambil kendaraan listrik di satu lokasi dan meninggalkannya di tempat lain di kota. Namun, ini mungkin mencerminkan apa yang dapat Anda harapkan untuk transportasi ke depan. Alih-alih membeli mobil dari merek tertentu, Anda akan memanfaatkan seluruh layanan ramah lingkungan untuk menyeberangi kota.

Perlu diketahui, Autolib diluncurkan pada 2011 dan memiliki 150.000 pengguna aktif berkat mobil kecilnya yang berwarna silver telah menjadi pemandangan yang akrab di jalan-jalan Paris. Tapi masalah dengan kebersihan, parkir, pemesanan dan persaingan dari moda transportasi lain seperti Uber telah mendorong layanan ini ke ambang bangkrut, dengan kerugian yang terakumulasi hingga 293 juta euro ($ 341 juta).

Tags: , , , ,


COMMENTS