February 6, 2018

Dianggap Bakal Saingi Chrome OS, Microsoft Justru ‘Redupkan’ Windows 10 S. Ada Apa?

Penulis: Iwan RS
Dianggap Bakal Saingi Chrome OS, Microsoft Justru ‘Redupkan’ Windows 10 S. Ada Apa?  

Mobitekno – Microsoft telah memeperkenalkan Windows 10 S sebagai varian baru dari Windows 10 pada pertengahan 2017 lalu. Versi Windows 10 terbaru ini dianggap sebagai jawaban Microsoft untuk Google Chrome OS yang cukup populer di dunia pendidikan.

Seperti halnya Chrome OS, versi Windows 10 yang lebih streamlined ini ditargetkan Microsoft untuk para pelajar atau mahasiswa. Disebut ‘lebih streamlined’ karena Windows 10 S lebih difokuskan pada aspek keamanan dan performa. Ini juga berarti, pengguna Windows 10 S harus menjalankan aplikasi (app) yang hanya berasal dari platform distribusi Microsoft, yaitu Windows Store.

Namun, setelah beberapa bulan menjadi alternatif baru edisi Windows (SKU) di samping Windows lainnya (Windows 10 Home, Windows 10 Pro, dan Windows 10 Enterprise), Microsoft justru mencabut status Windows 10 S sebagai produk Windows tersendiri (standalone Windows).

Sebelumnya, Microsoft dan mitra vendor telah menawarkan Windows 10 S sebagai sistem operasi bawaan pada notebook. Setelah perubahan status, Windows 10 S hanya akan tersedia sebagai ‘mode’ yang termuat dalam setiap versi Windows mainstream (Windows 10 Home dan Windows 10 Pro).

Skema terbaru yang ditawarkan Microsoft adalah, system PC/notebook yang terpasang dengan Windows 10 Home dan Education yang ‘S Mode’-nya aktif dapat meng-upgrade ke edisi Windows Home secara gratis. Adapun bagi pengguna Windows Pro dalam ‘S Mode’ harus membayar US$ 49 untuk upgrade dari edisi ‘Pro in S Mode’ ke edisi Pro yang sebenarnya.

Apa alasan di balik perubahan ini? Menurut Paul Thurrott, jurnalis eknologi kawakan, ide dasar Microsoft untuk Windows 10 S tidak berubah secara siginifikan. Microsoft hanya ingin menawarkan Windows 10 S ke lebih banyak audiensi atau calon pengguna.

Selain itu, pihak OEM juga tidak harus memilih antara edisi Windows 10 Home, Windows 10 Pro, atau Windows 10 S. Mereka hanya tinggal memilih apakah ‘S mode’ pada Windows 10 Home atau Pro ingin terus digunakan atau memilih upgrade ke Windows 10 Home atau Pro yang sebenarnya.

 

Tags: , , , , ,


COMMENTS
OTHER ARTICLES