May 5, 2018

IDC: Pasar Smartphone Global di Awal 2018 Melambat. Siapa Saja Naik dan Turun?

Penulis: Okta W | Editor: Iwan RS
IDC: Pasar Smartphone Global di Awal 2018 Melambat. Siapa Saja Naik dan Turun?  

Mobitekno – Angka-angka yang digulirkan oleh International Data Corporation (IDC) biasanya menjadi ‘alat jualan’ oleh sejumlah pelaku industri terkait, termasuk berbagai perusahaan di industri smartphone/ponsel. Laporan lembaga riset ini juga berguna bagi perusahaan dalam me-review strategi bisnisnya untuk direspons sesuai situasi dan kondisi pasar ke depan.

Setelah kuartal pertama 2018 berlalu, IDC pun merilis laporan ‘ritualnya’ perihal industri smartphone. Menurut IDC, pasar smartphone global selama rentang Januari hingga Maret mengalami penurunan hingga 2,9 persen. Salah satu penyebabnya adalah melambatnya penjualan smartphone di pasar Cina.

Pasar di Cina tidak lepas dari peranan tiga produsen lokal terbesarnya, yaitu Huawei, Xiaomi, dan OPPO. Sebagai produsen smartphone global terbesar ketiga, keempat, dan kelima, ketiganya hanya mampu mengapalkan (shipment) smartphone kurang dari 100 juta unit. Angka penjualan ini perlu dicermati mengingat hal ini belum pernah terjadi sejak tahun 2013 lalu.

Bagaimana Samsung dan Apple yang berturut-turut masih menempati singgasana pertama dan kedua pasar smartphone global? Menurut IDC, kuartal pertama tahun ini Samsung mampu mengapalkan smartphone sebanyak 78,2 juta unit, sedangkan Apple berhasil mendistribusikan iPhone hingga 52,2 juta unit.

IDC global smartphone q1 2018

Menariknya, jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, Samsung mengalami penurunan sekitar 2 juta unit dan Apple mengalami peningkatan sekitar 2 juta unit. Ya! Pada kuartal pertama tahun 2017, Samsung mampu mengapalkan smartphone sebanyak 80,1 juta unit dan Apple sebanyak 50,8 juta unit.

Huawei yang berada di peringkat ketiga pada kuartal pertama tahun ini berhasil mendistribusikan perangkatnya sebanyak 39,3 juta unit diikuti Xiaomi dan Oppo di posisi keempat dan kelima yang berturut-turut dengan raihan 28 juta unit dan 23,9 juta unit.

Meski berada di posisi keempat, Xiaomi menjadi satu-satunya pabrikan smartphone yang sukses mendongkrak distribusi smartphone-nya secara siginfikan. Seberapa siginifikan? Tercatat, Xiaomi mampu meraih peningkatan hingga 87,8 persen (Year-on-Year).

Pertumbuhan positif juga diraih Huawei dan Apple. Huawei dengan peningkatan Year-on-Year hingga 13,8 persen dan Apple sukses meningkatkan distribusi global iPhone sebanyak 2,8 persen.

Strategi Xiaomi selama setahun ini mulai berbuah manis. Apa resepnya? Tentunya berkaitan dengan ekspansinya yang masif di pasar India, Asia Tenggara dan Eropa.

Tags: , , , , , , , ,


COMMENTS
OTHER ARTICLES