October 1, 2018

Dirjen Perbendaharaan Kemenkeu dan Bank BRI Raih Red Hat Innovation Awards APAC 2018 Indonesia

Penulis: Rizki Romdoni
Dirjen Perbendaharaan Kemenkeu dan Bank BRI Raih Red Hat Innovation Awards APAC 2018 Indonesia  

Mobitekno – Disamping menghelat event Red Hat Forum di Jakarta, penyedia solusi open source terkemuka di dunia ini pun mengumumkan pemenang Red Hat Innovation Awards APAC 2018 untuk Indonesia. Ialah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Republik Indonesia dan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. (Bank BRI) yang mendapat pengakuan dalam hal penggunaan solusi Red Hat di Red Hat Forum Jakarta, Indonesia, pada 27 September 2018.

Terinspirasi oleh tema Red Hat Forum APAC 2018, “Ideas Worth Exploring”, Red Hat Innovation Awards APAC memberikan pengakuan kepada perusahaan yang memodernisasi dan mengoptimalkan infrastruktur TI mereka dengan menggunakan open source agar lebih efisien, fleksibel, dan scalable. Pemenang dipilih berdasarkan nilai bisnis dan dampak yang dihasilkan oleh penerapan teknologi Red Hat.

“Kita di Indonesia tak hanya mengonsumsi teknologi, namun juga turut menciptakan apa yang disebut Ideas Worth Exploring. Transformasi digital saat ini sedang happening di seluruh dunia, karena mengubah cara perusahaan meraih nilai bisnisnya,” kata Country Manager Red Hat Indonesia, Rully Moulany.

Kategori: Modern Application Development and Digital Transformation

Pemenang: Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Republik Indonesia

Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Ditjen Perbendaharaan) adalah entitas pemerintah di Indonesia yang bertanggung jawab untuk merumuskan dan melaksanakan kebijakan perbendaharaan negara dan standarisasi teknis. Salah satu aplikasinya, SAKTI (Sistem Aplikasi Keuangan Tingkat Instansi), digunakan untuk tujuan manajemen keuangan dan pelaporan oleh pemerintah, kementerian, dan militer, dengan lebih dari 7.100 pengguna. Pada tahun 2020, Ditjen Perbendaharaan memproyeksikan 384.000 pengguna – lebih dari 54 kali basis pengguna saat ini.

Untuk mendukung pertumbuhan itu secara lebih baik, Ditjen Perbendaharaan bermigrasi dari JBoss AS 7.1, proyek server aplikasi Java EE 6-compliant di hulu dan berbasis komunitas, ke Red Hat JBoss Enterprise Application Platform (JBoss EAP), untuk dukungan perusahaan dan SLA. Ditjen Perbendaharaan juga menjalankan Red Hat OpenShift Container Platform untuk membantu mendukung berbagai contoh aplikasinya dan  Red Hat Satellite untuk membantu mengelola patching untuk sistem operasinya.

Saat ini, tim ini mampu menjalankan dan menskalakan dengan cepat melalui penggunaan Linux containers, sehingga lebih menghemat waktu, meningkatkan efisiensi, dan mempercepat pelayanan kepada para stakeholder-nya.

Kategori Modern Application Development memberikan pengakuan atas kinerja keseluruhan perusahaan atau organisasi dalam menciptakan, memelihara, dan menjalankan aplikasi bisnis yang sukses melalui penggunaan metodologi yang memiliki agilitas tinggi.

Kategori: Cloud Infrastructure and Digital Transformation

Pemenang: Bank BRI

Bank BRI adalah bank komersial tertua di Indonesia dan terbesar menurut aset, pinjaman, dan simpanan. Bank ini berfokus pada usaha mikro, kecil, dan menengah di Indonesia, yang oleh BRI diyakini sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia. Visinya adalah menjadi bank terbesar di Asia Tenggara dan rumah bagi talent-talent terbaik.

Sebagai bank yang sudah mapan, Bank BRI menghadapi tantangan dalam membawa banyak infrastruktur lama yang ternyata tidak cocok dengan perubahan cepat yang dibutuhkan untuk menghadapi lingkungan yang kompetitif saat ini. Untuk meningkatkan kemampuan digitalnya,

Bank BRI meminta Red Hat membantu mereka mengembangkan hybrid cloud platform yang dapat menyajikan agilitas bisnis yang diperlukan. Dengan menggunakan Red Hat Cloud Suite dan dukungan dari Red Hat Consulting, Bank BRI mampu dengan cepat membangun dan menjalankan aplikasi-aplikasi secara lebih cepat ke pasar.

Kategori Cloud Infrastructure memberikan pengakuan pada hybrid cloud publik, privat, dan terbuka yang kolaboratif. Sedangkan kategori Digital Transformation memberikan pengakuan pada perusahaan yang berhasil menghadapi tantangan TI dan menghasilkan nilai bisnis untuk bersaing secara efektif sebagai perusahaan digital.

Sebagai bagian dari seri kegiatan Red Hat Forum APAC yang berlangsung di 11 kota, pemenang dari Red Hat Innovation Awards APAC 2018 akan diumumkan di tiap kota. Tiap event akan memberikan pengakuan pada maksimal dua proyek pemenang, perusahaan dan lembaga pemerintahan didorong untuk berpartisipasi.

Tags: , , , , ,

  • 2
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
    2
    Shares

COMMENTS