April 26, 2017

Review Seagate Firecuda 2TB: Kecepatannya Mendekati SSD

Penulis: Desmal Andi
Review Seagate Firecuda 2TB: Kecepatannya Mendekati SSD  

MOBITEKNO – Hard Disk Drive (HDD) masih menjadi komponen penting dari sebuah PC. Dengan hard disk, Anda bisa melakukan penyimpanan data secara lokal, lebih aman, cepat, dan mudah. Kebanyakan perangkat PC masih menggunakan hard disk 3,5 inci yang bekerja dengan sistem mechanical sebagai media penyimpan data sekaligus tempat menyimpan sistem operasi.

Namun, saat ini banyak juga pengguna PC yang mengganti HDD 3,5 inci milik mereka SSD dengan ukuran yang lebih kecil. Biasanya, mereka yang menggunakan SSD mengejar performa kecepatan untuk menjalankan sistem operasi dan penyimpanan data. Sayangnya, SSD ini harganya masih terlampau mahal, bisa berkali-kali lipat dibandingkan mechanical HDD yang berukuran 3,5 inci ini. .

Untuk mengakali kecepatan, beberapa dari mereka pun sering melakukan perpaduan antara SSD dengan hard disk cakram 3,5 inci. Mereka menggunakan SSD untuk sistem operasi dan hard disk 3,5 inci sebagai media storage-nya. Melihat kondisi seperti ini, Seagate pun mengeluarkan sebuah solusi. Melalui Seagate Firecuda, para pengguna PC diberikan satu opsi lagi, yaitu tetap menggunakan HDD 3,5 inci, tetapi dengan kecepatan yang jauh lebih baik dari HDD 3,5 inci lainnya. Mengapa bisa lebih cepat? Hal ini akan diulas Mobitekno di halaman selanjutnya.

Kelengkapan & Desain

Seperti kebanyakan mechanical HDD lainnya, paket penjualan Seagate Firecuda berkapasitas 2 TB ini hadir hanya dibungkus dengan plastik anti-statis kedap udara. Buka saja plastik tersebut untuk mengeluarkan unit HDD agar bisa dipasangkan ke perangkat PC.

Dengan desain yang sama seperti kebanyakan menchanical HDD lainnya, tentunya pemasangan hard disk dapat dilakukan dengan mudah. Buka casing PC, lalu pasangkan hard disk dengan menngikatnya dengan empat buah mur di sisi kiri dan kanan. Selanjutnya, pasangkan kabel SATA dan Power dari motherboard dan Power Supply Unit yang ada di PC.

Jika dilihat pada bagian belakang, Seagate Firecuda 2 TB ini memiliki akses untuk sumber listrik yang berdampingan dangan akses data melalui kabel SATA. Intinya, desain yang dibawa tidak ada bedanya dengan desain dari HDD lainnya yang ada di pasar.

Tidak hanya desain, dimensinya memiliki ukuran standar khas HDD 3,5 inci. Bagian atasnya tertera logo dan brand Seagate dengan tambahan informasi lain di bawahnya, seperti kapasitas, serial number, dan berbagai sertifikasi yang dimiliki Seagate untuk hard disk ini.

Keunggulan & Performa

Sekarang, apa yang membedakan Seagate Firecuda 2 TB dengan mechanical HDD lainnya? Padahal, jika dilihat secara langsung, baik ukuran maupun bentuk serta desain, sama seperti kebanyakan HDD yang ada saat ini. Ternyata, Seagate Firecude 2 TB menawarkan kecepatan yang lebih baik dibandingkan dengan HDD lain. Mengapa? Hal ini karena Seagate Firecude didesain sebagai Hybrid Hard Disk, memadukan teknologi mekanis pada cakram dengan teknologi yang ada di SSD, yaitu penggunaan flash memory sebagai “Flash Accelerated Drive”.

Dengan kombinasi teknologi penyimpanan mekanis khas HDD 3,5 inci dengan Flash Accelerated Drive ini, tentunya hard disk memiliki kecepatan seperti performa SSD, tetapi dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan SSD. Di beberapa toko online, jenis SSD berkapasitas 250 GB saja sudah berharga sekitar Rp 1,5 juta dan 500 GB sekitar Rp 2,5 juta. Sementara dengan harga sekitar RP 2 juta, Anda sudah bisa mendapatkan Seagate Firecude dengan teknologi hybrid dan menawarkan kecepatan mendekati SSD dengan kapasitas 2 TB. Menjadi solusi yang murah bukan untuk sebuah kinerja yang lebih baik di PC Anda?

Lalu,bagaimana hard disk ini bisa bekerja lebih cepat. Seagate telah mendesain sedemikian rupa sehingga di dalam cakram mekanis yang dapat berputar 7.200 RPM ini disematkan juga flash memory berkapasitas 8 GB. Flash memory ini berfungsi sebagai cache dalam hard disk.

Kapasitas flash memory ini memang tidak besar, hanya 8 GB. Namun, fungsinya sebagai cache tentu dapat mendorong kecepatan hard disk dalam memproses sebuah data. Jadi, saat beroperasi, hard disk akan mempelajari aplikasi mana saja yang sering digunakan di dalam PC. Aplikasi-aplikasi yang sering aktif inilah yang akan disimpan dalam cache berkapasitas 8 GB tersebut. Selanjutnya, jika hard disk menjalankan aplikasi baru, ia akan beralih dan menyimpannya dalam penyimpanan cakram mekanis 2 TB, bukan di flash memory. Akan tetapi, pada saat aplikasi ini sering Anda jalankan, hard disk akan memindahkannya ke flash memory.

Seagate sendiri menyebut teknologi penyimpanan tersebut dengan nama “OptiCache”, dimana aplikasi yang sering dioptimalkan pengguna akan disimpan dalam cache. Teknologi ini diyakini Seagate dapat meningkatkan kinerja hard disk hingga 45 persen dari teknologi mekanis biasa.

Performa

Untuk membuktikan keunggulan hard disk ini, Mobitekno menjalankan aplikasi HD Tune dan Crystal Disk Mark. Kami mengukur kinerja Seagate Firecuda 2 TB. Untuk membandingkannya, kami juga mengukur kinerja HDD yang masih menggunakan sistem mekanis.

Berikut ini hasil pengujiannya.

 

Sementara itu, hasil dari pengukuran HDD dengan sistem full mekanis sebagai berikut:

Kesimpulan

Dengan adanya Seagate Firecuda 2TB sebagai HDD hybrid dengan ukuran 3,5 inci, bisa menjadi solusi bagi para pengguna PC yang ingin meningkatkan kinerja PC mereka, tetapi dengan dana yang terbatas untuk mengganti HDD mekanis dengan SSD. Hard Disk Drive jenis hybrid ini juga dapat menjaadi solusi bagi aplikasi-aplikasi yang seringkali dijalankan di sebuah PC. Dengan cache sebesar 8 GB dari flash memory, aplikasi tersebut menjadi lebih cepat dijalankan sehingga dapat menambah rasa nyaman saat digunakan.

Tidak hanya untuk aplikasi biasa, dampak kenyamanan lainnya adalah untuk aplikasi berjenis games. Dengan loading yang cepat, tentu saja permainan akan menjadi lebih nyaman, karena hambatan proses baca dan tulis bisa diminimalisir.

Mengenai harga, tenru saja akan jauh berbeda jika Anda mengganti dengan SSD berkapasitas yang sama dengan HDD. Anda bisa berhemat banyak dengan jenis hybrid ini. Memang, kecepatannya tidak sama

Tags: , , , , ,


COMMENTS