March 21, 2017

Review Xiaomi Redmi 4A: Dirakit di Indonesia, Ditawarkan dengan Harga Terjangkau

Penulis: Eko Lannueardy
Review Xiaomi Redmi 4A: Dirakit di Indonesia, Ditawarkan dengan Harga Terjangkau  

MOBITEKNO – Xiaomi, produsen smartphone asal Tiongkok sangat percaya diri untuk kembali berkompetisi di pasar Indonesia. Hal ini dibuktikan langsung oleh Xiaomi dengan merilis Redmi 4A.

Menariknya, Redmi 4A dipabrikasi langsung oleh Xiaomi di Indonesia, tepatnya di Batam yang bertujuan untuk menjawab langsung peraturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang ditentukan oleh pemerintah.

Lalu, apa daya tarik smartphone yang sudah mengadopsi MIUI 8 yang dibanderol seharga Rp 1,5 juta ini? Pertama adalah dukungan prosesor yang ditanam, yakni Snapdragon 425 quad core 64-bit yang dipadukan dengan RAM 2 GB dan ROM 16 GB.

Apakah hanya itu? Rupanya tidak! Kali ini Mobitekno.com berkesempatan untuk menjajal langsung smartphone Android 5 inci tersebut yang ditujukan untuk konsumen entry level.

Ayo ikuti ulasannya!

Kelengkapan

Walaupun smartphone ini dipasarkan untuk konsumen entry level dengan banderol harga 1,5 juta, Redmi 4A dikemas tidak seperti smartphone murahan.

Redmi 4A dikemas dengan balutan berwarna emas pada bagian belakangnya. Tak berbeda dengan kebanyakan smartphone racikan Xiaomi lainnya, paket penjualan Redmi 4A bisa dikatakan biasa saja.

Berikut paket penjualan Redmi 4A selengkapnya:

  • Unit Redmi 4A
  • Kabel Data microUSB
  • Charger
  • Buku Manual & Kartu Garansi
  • SIM Ejector

Jika dilihat dari paket penjualannya, Xiaomi tak menyertakan Earphone. Dengan begitu, pengguna perlu membeli Earphone tambahan jika ingin mendengarkan musik lewat smartphone ini.

Desain

Saat melihat langsung Redmi 4A, smartphone ini memiliki desain yang tak berbeda dengan seri sebelumnya. Mulai dari bentuk hingga ukuran layarnya sangat identik sekali dengan Redmi 3.

Menyasar ke bagian belakang, smartphone ini menggunakan bahan plastik yang mendapat sentuhan mirip metal. Begitu juga dengan frame di sekelilingnya.

Saat digenggam, smartphone ini cukup licin. Untuk itulah, Mbobitekno.com sangat merekomendasikan kepada pengguna untuk memasang case, baik softcase atau hardcase pada smartphone ini.

Masih di bagian belakang, Xiaomi telah memasang utuh kamera utama yang memiliki sensor berkekuatan 13 MP dengan sebuah LED flash. Selain itu, ada juga speaker pada bagian bawah.

Pada bagian depan selain layar berukuran 5 inci dengan resolusi HD, Xiaomi juga menyisipkan kamera depan berkekuatan 5 MP. Ada juga tombol kapasitif yang juga mirip dengan beberapa seri Redmi sebelumnya.

 

Manariknya, Xiaomi meletakkan LED sebagai notifikasi jika ada pesan yang masuk di bagian bawah, tepatnya diletakkan di bawah tombol kapasitif Home Screen.

Sedangkan untuk port Jack Audio 3,5 mm ditempatkan di sisi atas bersanding dengan Infrared yang berfungsi untuk mengaktifkan perangkat elektronik, seperti TV atau AC dari jarak jauh.

Lalu, dimana Xiaomi meletakkan tombol Volume dan Power serta slot SIM Card? Tombol Volume dan Power diletakkan pada sisi sebelah kanan. Sedangkan slot SIM Card ada di sisi sebelah kiri dan untuk memasang kartunya, pengguna bisa menggunakan SIM Ejector.

Xiaomi merancang Redmi 4A dengan dukungan Dual SIM Card. Namun, untuk menggunakan wadah SIM Card kedua, pengguna perlu berbagi dengan microSD Card.

 

Redmi 4A juga dikemas dengan desain unibody. Oleh karena itu, cover belakang tidak bisa dilepas dan begitu juga baterai Lithium Ion berkapasitas 3120 mAh yang terpasang.

Seperti telah disinggung pada bagian sebelumnya, Xiaomi mengemas Redmi 4A dengan bentang layar 5 inci HD 720p plus panel IPS. Untuk bezelnya sendiri masih cukup tebal dan warna layar yang dihasilkan masih terbilang nyaman untuk dilihat.

 

Sebagai smartphone yang ditujukan untuk entry levek, Redmi 4A tidak dilengkapi dengan pelindung layar. Tentu saja, pengguna harus ekstra waspada jika layarnya tak ingin tergores dan alangkah baiknya jika menggunakan pelindung tambahan.

Fitur & Performa

Tak berbeda dengan kebanyakan smartphone yang beredar di pasar Indonesia, Redmi 4A juga sudah dibekali dengan sistem operasi Android 6.0.1 a.k.a Marshmallow yang dibalut dengan antarmuka MIUI 8.

Terkait dengan dukungan MIUI yang disematkan ke dalam smartphone ini, pengguna juga dapat memilih beragam Themes yang tersedia. Jika semua Themes yang dihadirkan dirasa kurang, Anda juga dapat mengunduhnya dan tak sedikit yang disediakan secara cuma-cuma.

Walaupun masuk dalam jajaran smartphone untuk pengguna entry level, Xiaomi justru banyak menyematkan beragam fitur unik ke dalam smartphone ini.

Pertama, Anda bisa menemukan fitur Second Space yang merupakan salah satu fitur andalan Xiaomi. Lewat fitur ini, Anda bisa dengan mudah “membelah” Redmi 4A menjadi dua bagian. Seakan-akan, ada dua sistem dan aplikasi dalam satu smartphone.

Untuk mengaktifkan fitur ini, Anda bisa masuk ke menu “Setting” lalu masuk ke bagian “System & Device”. Selanjutnya, tap opsi “Second Space” dan ikuti semua perintahnya.

Fitur lainnya yang tak kalah menarik disematkan oleh Xiaomi ke dalam smartphone ini adalah Dual Apps. Sedikit berbeda dengan Second Space, melalui Dual Apps yang digandakan hanya aplikasi yang terpasang di Redmi 4A.

Cukup mudah untuk mengaktifkan fitur ini. Anda bisa kembali mengakses menu “Setting” dan pada bagian “App Setting”, Anda bisa pilih opsi “Dual Apps”. Selanjutnya, pilih aplikasi yang ingin digandakan.

Tentu saja, kehadiran fitur Dual Apps di dalam smartphone ini bisa menjadi nilai tambah bagi penjualan Redmi 4A. Mengapa tidak? Jika Anda ingin memasang dua aplikasi yang sama, seperti WhatsApp Messenger misalnya sangat mudah sekali.

Masih terkait dengan fitur yang disematkan, keunikan lainnya Xiaomi juga membekali Redmi 4A dengan fitur One-handed Mode. Lewat fitur ini, Anda bisa “memperkecil” ukuran layar.

Ada dua ukuran layar yang dapat pengguna pilih, yakni 4 inci dan 3,5 inci. Tentu saja, fitur ini sangat bermanfaat bagi pengguna yang ingin mengoperasikan Redmi 4A dengan satu tangan.

  

Xiaomi juga membenamkan fitur Lite Mode dan Child Mode. Fitur pertama yang disebutkan sangat berguna jika kondisi baterai sudah hampir habis. Lewat mode ini, tampilan Redmi 4A jadi minimalis dan aktifitas yang bisa dilakukan hanya berkirim SMS dan bertelepon.

Sedangkan fitur Child Mode sangat berguna jika Redmi 4A ini akan pengguna pinjamkan kepada anak. Tentunya, lewat fitur ini Anda sebagai pemilik Redmi 4A dapat mengatur aplikasi apa saja yang dapat dibuka, sehingga pengunaannya benar-benar dibatasi.

Jika melihat beragam fitur yang cukup banyak disematkan oleh Xiaomi ke dalam smartphone ini, lalu bagaimana dengan kinerjanya? Redmi 4A sendiri dibekali dengan chipset Snapdragon 425 quad-core 64-bit, RAM 2 GB serta ROM 16 GB.

Dukungan lainnya, smartphone 4G Dual SIM Card ini juga dapat membaca microSD hingga 256 GB sebagai eksternal storage dan ditopang dengan baterai berkapasitas 3.120 mAh.

Tak perlu khawatir jika pengguna ingin memanfaatkan Redmi 4A untuk bermain game diwaktu senggang. Namun, tidak bisa berharap banyak jika Anda terbiasa memainkan game-game berat yang membutuhkan kinerja GPU tinggi.

Ketika dimanfaatkan untuk memutar film-film HD atau video streaming via YouTube, Redmi 4A dapat berjalan lancar alias bebas lag. Begitu juga saat digunakan untuk memutar musik. Suara yang dihasilkan pun terdengar sangat jelas.

Tak lupa, untuk membuktikan performanya, Mobitekno.com juga menguji Redmi 4A dengan menggunakan beberapa aplikasi benchmark yang ada, seperti AnTuTu 6, Geekbench 4, dan PCMark.

Saat diuji menggunakan AnTuTu 6, smartphone ini mampu mencapai skor 35723. Sedangkan saat diuji menggunakan Geekbench 4, hasilnya adalah 664 (Single-Core) dan 1721 (Multi-Core).

Lalu bagaimana Redmi 4A saat diuji menggunakan PCMark? Mobitekno.com menguji Redmi 4A melalui PCMark dengan memilih opsi Work performance score dan hasilnya adalah 3204.

  

Sayang untuk dilewatkan, Mobitekno.com juga menguji kamera (depan & belakang) Redmi 4A. Tak kalah menarik, Xiaomi juga membenamkan beragam filter dan mode pemotretan yang dapat dipilih.

Berikut hasil pemotretan menggunakan Redmi 4A:

 

 

Spesifikasi

Ditujukan untuk kelas entry level yang dibanderol seharga Rp 1,5 juta, Redmi 4A bisa dikatakan sebagai smartphone yang cukup menarik untuk dimiliki.

Berikut spesifikasi lengkap Redmi 4A:

Layar  5 inci (720 x 1280 piksel)
Sistem Operasi  Android 6.0.1 Marshmallow + MIUI 8
Chipset  Qualcomm MSM8917 Snapdragon 425
Prosesor  Octa-core 1.4 GHz Cortex-A53
GPU  Adreno 308
Kamera  13 MP, f/2.2, Autofocus, LED Flash (belakang); 5 MP, f/2.2 (depan)
RAM  2 GB
Storage  16 GB (internal), microSD up to 256 GB
Jaringan  GSM/HSPA/4G LTE
Kartu SIM  Dual SIM (Nano-SIM/ Micro-SIM, dual standby)
Komunikasi & Fitur  WiFi 802.11 a/b/g/n, Bluetooth v4.1, Wi-Fi Direct, Radio FM, Infrared
Audio  MP3, AAC, AAC+, eAAC+, WMA, MIDI, WAV, AC3, FLAC
Video  DivX, H.264, MPEG4, H.263, Xvid, 3gp
Sensor  Accelerometer, Gyro, Proximity, Compass
Baterai  3120 mAh Lihitum-ion

Kesimpulan

Xiaomi sepertinya memang tak mau kehilangan fans setianya di Indonesia. Oleh karena itu, di awal tahun 2017 ini pabrikan smartphone asal Tiongkok tersebut memasarkan secara resmi Redmi 4A dengan menggandeng retail lokal.

Berbicara mengenai desain, Redmi 4A tak kalah dengan kebanyakan smartphone sekelasnya yang sudah ada di pasaran, mulai dari balutan warna hingga peletakkan kamera dan tombol kapasitifnya.

Sayangnya, tekstur bodi smartphone ini masih terasa licin saat digenggam dan mudah tergores. Oleh sebab itu, Mobitekno.com merekomendasikan untuk menggunakan case tambahan untuk melindungi smartphone tersebut.

Tak ada salahnya, pengguna juga perlu melidungi layar smartphone ini dengan tempered glass tambahan. Hal ini dirasa sangat penting karena Xiaomi tak menyertakannya dalam paket penjualan.

Menariknya, sebagai smartphone yang ditujukan untuk kelas entry level, Xiaomi juga terbilang berani untuk membekali Redmi 4A dengan chipset Snapdragon 425 dari Qualcomm plus RAM sebesar 2 GB.

Untuk digunakan sebagai perangkat harian, seperti browsing di dunia maya, chating lewat aplikasi pesan singkat atau bercengkrama di media sosial juga bisa dilakukan dengan lancar.

Patut untuk diperhatikan, smartphone ini seperti “kelelahan” jika digunakan untuk bermain game-game yang berat. Namun, untuk mendengarkan musik atau nonton film live streaming pengguna tak perlu khawatir.

Tags: , , , , , , , ,


COMMENTS