July 16, 2017

Review D-Link L7-N-R2000: Jangkauan Lebih Jauh Berkat Antena 9 dBi

Penulis: Maulana
Review D-Link L7-N-R2000: Jangkauan Lebih Jauh Berkat Antena 9 dBi  

MOBITEKNO – Ada banyak cara untuk bisa membuat jangkauan sinyal Wi-Fi lebih jauh dari biasanya, seperti menggunakan perangkat tambahan seperti range extender. Atau hal tersebut juga bisa dilakukan dengan cara memanfaatkan antena yang kekuatannya lebih tinggi ketimbangan antena standar.

L7-N-R2000 adalah salah satu router buatan D-Link yang datang dengan antena bawaan yang cukup mumpuni. Umumnya, antena bawaan dari router hanya berkekuatan 3-6 dBi, namun untuk L7-N-R2000, D-Link menyertakannya bersama dengan dua buah antena 9 dBi.

Dengan antena yang panjang dan berkekuatan tinggi, seberapa kuatkah jangkauan sinyal Wi-Fi yang ditransmisikannya? Berikut review L7-N-R2000 selengkapnya.

Kelengkapan

Mengingat ukuran routernya yang kecil, D-Link L7-N-R2000 datang dimensi kardus yang tidak terlalu besar. Seperti router konsumer kebanyakan, tak banyak paket penjualan yang disertakan olehnya. Satu-satunya yang nampak begitu istimewa adalah disertakannya dua buah antena 9 dBi.

Berikut paket penjualan D-Link L7-N-R2000 selengkapnya.

  1. Unit D-Link L7-N-R2000
  2. 2 x antena eksternal 9 dBi
  3. Kabel Ethernet
  4. Power Adapter
  5. Warranty & Safety Information
  6. Quick Install Guide
  7. Utility Disc

Desain

D-Link L7-N-R2000 datang dengan bodi berwarna abu-abu dengan dimensi yang terbilang cukup mungil. Ini terlihat dari bobot totalnya yang hanya 246 gram dan bodi seukuran 146 x 109 x 35 mm. Hanya saja, dua buah antena 9 dBi membuat pengguna harus menyediakan ruang yang cukup tinggi untuk meletakkannya.

Untuk membuang panas yang dihasilkan pada saat router bekerja, terdapat lubang-lubang hampir di seluruh sisinya, yakni atas, bawah, maupun sisi kiri dan kanan, hanya sisi depan dan belakang saja yang nampak begitu padat.

Agar bisa memancarkan sinyal Wi-Fi dengan optimal, router ini dibekali dengan dua buah antena eksternal berkekuatan 9 dBi pada paket penjualannya. Keduanya bisa dipasang dengan cara mengoneksikannya melalui dua buah pig tail yang ada pada sisi belakang router. Masing-masing posisi dari antena tersebut bisa diputar sesuai dengan keinginan. Jika ingin melakukan kostumisasi, pengguna juga dapat mencopot dan menggunakan antena lain yang kompatibel.

Sisi belakang D-Link L7-N-R2000 dilengkapi dengan lima buah port RJ-45, empat di antaranya untuk LAN sedangkan sisanya untuk koneksi WAN atau yang biasa digunakan untuk mendapatkan koneksi internet. Tak cuma itu, tombol reset pun tersedia untuk mengembalikan konfigurasi router ke posisi awal.

Sementara pada sisi depannya terdapat sebuah port USB 2.0 yang bisa dimanfaatkan untuk berbagi media penyimpanan eksternal seperti flashdisk atau harddisk eksternal ataupun printer melalui jaringan. Beralih ke sisi samping kanan, D-Link menyematkan sebuah tombol WPS. Ini berfungsi untuk menghubungkan perangkat lain dengan metode pairing sehingga pengguna tak perlu lagi mengetikkan password.

Fitur & Performa

Berbeda dengan router saat ini pada umumya, tampilan control panel D-Link L7-N-R2000 terasa kurang user friendly sehingga butuh waktu untuk memahaminya ketika pertama kali digunakan. Untungnya, tetap ada fitur internet connection wizard sehingga pengguna awam tak perlu bingung untuk bisa mengatur konfigurasi awal agar bisa terkoneksi dengan internet.

Sebagai router semi high-end, fitur yang dimilikinya cukup banyak. Walaupun mungkin tak begitu perlu bagi orang awam, fitur-fitur yang ada bisa jadi bermanfaat untuk kalangan yang lebih professional.

Dalam menu Advanced sendiri, setidaknya ada lebih dari 10 sub-menu, di antaranya adalah Virtual Server, Port Forwarding, Port Mapping, Application Rules, QoS Engine, Network Filter, Access Control, Website Filter, Inbound Filter, Firewall Settings, Routing, Advanced Wireless, Wi-Fi Protected Setup, Advanced Network, Port Mirroring, TR-069, IPv6, IPv6 Firewall, dan IPv6 Routing.

Di antara banyak konfigurasi yang dimilikinya, salah satu yang menarik adalah TR-069. Konfigurasi tersebut memungkinkan pengguna untuk mendefinisikan protokol layer aplikasi guna melakukan kendali dari jarak jauh terhadap sejumlah perangkat yang terhubung dengan router.

Sebagai router yang dirancang untuk konsumer, fitur firewallnya juga terbilang cukup lengkap untuk menghalau lalu lintas jaringan dari dunia luar. Beberapa di antaranya adalah Network Address Translation (NAT), Stateful Packet Inspection (SPI), Network Filter, dan Website Filter.

Soal jangkauan sinyal Wi-Fi yang ditransmisikannya, Mobitekno sempat melakukan pengujian dengan menggunakan sebuah smartphone bermodul Wi-Fi 802.11n dan aplikasi InSSIDer.

Dari hasil pengujian yang dilakukan, berkat dua buah antena 9 dBi, jaringan masih bisa diakses dari radius kurang lebih 30 meter jauhnya. Tak cuma itu, pada saat diuji dari jarak yang cukup jauh (sekitar 20-25 meter), akses internet juga masih bisa didapatkan walaupun agak sedikit melambat. Dengan begitu, router ini bisa digunakan pada rumah dengan dua lantai tanpa harus memasang range extender tambahan lagi.

Spesifikasi

Dengan kemampuan yang sudah disebutkan di bagian sebelumnya, berikut ini spesifikasi yang ada pada D-Link L7-N-R2000:

Interface 4 x 10/100 Ethernet LAN, 1 x 10/100 Ethernet WAN, 1 x WLAN, 1 x USB 2.0
Proteksi Wi-Fi Protected Access (WPA dan WPA2)
Standar Wi-Fi 802.11 n/g/b
Jumlah Antena 2 Eksternal
Kekuatan Antena 9 dBi
Frekuensi Operasi 2,4 GHz
Lampu Indikator LED  Power, Internet, WLAN, WAN, LAN, WPS
Dimensi  146 x 109 x 35 mm
Bobot  246 gram

Kesimpulan

Bodi berdimensi 146 x 109 x 35 mm dan bobot 246 gram membuat D-Link L7-N-R2000 bisa diletakkan dimana saja. Pasalnya, tak cuma ringan, ukurannya pun terbilang cukup kecil. Namun jika menggunakan dua buah antena berkekuatan 9 dBi, pengguna setidaknya harus memikirkan ketinggian dari ruang penyimpanannya agar seluruh bodinya bisa muat.

Dengan dua antena yang panjang tersebut, router ini mampu mentransmisikan sinyal Wi-Fi dengan cukup jauh. Pasalnya, ketika diuji dengan sebuah smartphone bermodul Wi-Fi 802.11n dan aplikasi InSSIDer, jaringannya masih bisa diakses dari radius kurang lebih 30 meter jauhnya. Oleh karenanya, router ini bisa digunakan pada rumah dengan dua lantai tanpa harus memasang range extender tambahan lagi.

Tak cuma desain dan performanya, fitur yang dimilikinya pun terbilang lengkap untuk sebuah router konsumer. Bahkan, D-Link juga menyertakan fitur TR-069 yang memungkinkan pengguna untuk mendefinisikan protokol layer aplikasi guna melakukan kendali dari jarak jauh terhadap sejumlah perangkat yang terhubung dengan router.

Tags: , ,


COMMENTS
OTHER ARTICLES