October 10, 2017

Sony Tidak Akan Bersaing dengan Switch

Penulis: Rizki Romdoni
Sony Tidak Akan Bersaing dengan Switch  

MOBITEKNO – PlayStation Vita merupakan perangkat genggam mini yang menakjubkan dengan sebuah warisan yang disertai dengan kontradiksi. Itu seharusnya bisa membawa game AAA –game yang memiliki nilai produksi tinggi, dipromosikan sangat heboh dan memiliki hasil penjualan yang bagus –ke telapak tangan kita, tapi sayang kita tidak pernah mendapatkannya. Dan meski mengalami kegagalan, Vita masih merupakan konsol kecil yang disayangi oleh mereka yang memilikinya.

Berbicara dengan Bloomberg, presiden Sony Interactive Entertainment dan CEO Global Andrew House membuka pemikirannya tentang game mobile dan permainan Sony untuk beralih ke pasar Switch ialah suatu hal yang tidak akan dilakukannya.

“Perangkat Nintendo adalah perangkat hibrida dan itu adalah pendekatan dan strategi yang berbeda. Kami belum melihat hal itu sebagai peluang pasar yang besar,” kata House.

Sedangkan untuk pasar ponsel, Sony melihat smartphone sebagai masa depan dan tidak akan membuat platform khusus lain seperti Vita. Menyinggung perangkat ini, House mengklaim bahwa permintaannya sangat sedikit di luar Asia dan Jepang.

Pengalaman Vita di luar Jepang dan Asia, menurut House, tidak ada permintaan yang besar. Pergeseran gaya hidup menuju dominasi smartphone sebagai perangkat tunggal—yang selalu bersamamu— adalah faktor penentu.

Sementara itu, dia mengatakan bahwa perampokan Sony ke game smartphone dengan Everybody's Golf memang fantastis. House menutup dengan sebuah komentar yang menyatakan bahwa dia belum melihat Nintendo memiliki efek pada bisnisnya.

“Kami tetap fokus pada pengalaman bermain yang sangat terhubung dan juga digabungkan dengan berbagai pengalaman hiburan lainnya sehingga Anda bisa menjangkau banyak orang pada layar lebar,” pungkasnya seperti dilansir Technobuffalo.com.

Vita terbukti beralih dari membuat game AAA di perangkat genggam. Namun setelah beberapa menit pertama terjual dengan buruk dibandingkan dengan konsol mereka, Sony meninggalkan inisiatif tersebut.

Setelah itu, Vita menjadi gerai untuk game indie, ragam RPG khusus, dan retro favorit portabel, ditambah semua ceruk pasar di dunia game saat ini.

Tags: , ,


COMMENTS