February 10, 2017

Review Lenovo Ideapad Yoga 910-13IKB: Kasta Tertinggi dan Terbaru Seri Yoga Dengan Prosesor Intel Kaby Lake

Penulis: Hiro
Review Lenovo Ideapad Yoga 910-13IKB: Kasta Tertinggi dan Terbaru Seri Yoga Dengan Prosesor Intel Kaby Lake  

MOBITEKNO – Hadirnya prosesor Intel generasi ke 7, Kaby Lake membuat beberapa produsen memperbarui jajaran notebook-nya. Ini juga dilakukan Lenovo melalui notebook seri Yoga-nya yang mengedepankan desain tipis serta memiliki engsel fleksibel yang membuatnya bisa ditekuk hingga 360°. Dengan engsel tersebut, notebook ini bisa diubah ke berbagai mode, termasuk ke mode tablet.

Lenovo sendiri cukup banyak menghadirkan varian seri Yoga, mulai dari seri 3xx dengan spesifikasi terendah hingga seri Yoga 9xx yang menggunakan spesifikasi tertinggi. Tentu saja ini disesuaikan dengan kebutuhan pengguna yang beragam, mulai dari kebutuhan mengetik dan berinternet sampai kebutuhan yang lebih kompleks.

Seri Yoga 9xx menyasar pengguna bisnis yang mengedepankan kinerja serta teknologi terdepan. Tidak heran jika fitur yang diadopsinya lebih banyak dihadirkan untuk kebutuhan tersebut. Begitu pula tampilannya yang dirancang agar terlihat mentereng sehingga dapat menaikkan gengsi bagi penggunanya. Ini bisa dilihat dari kisaran harga yang ditawarkannya yaitu Rp24.409.000.

Lalu seperti apa saja fitur serta bagaiman kinerja notebook ini? Berikut ulasan notebook Lenovo Yoga 910 dengan seri lengkap 13IKB tersebut.

Kelengkapan

Dengan spesifikasi yang tinggi membuat notebook ini masuk dalam segmen premium. Oleh sebab itu, Lenovo Yoga 910 juga dikemas dalam sebuah kemasan premium yang cukup solid. Saat kami buka, tentu tidak hanya notebook sebagai unit utama di dalam kemasannya. Masih ada beberapa perangkat pendukung lainnya. Berikut ini isi kemasan yang bisa ditemukan dalam paket Lenovo Yoga 910:

Unit Notebook Lenovo Yoga 910

Adaptor AC-DC

Kabel charger dengan USB Type C

Kartu Garansi

Desain

Yoga 910 menggunakan desain metal berfisik unibodi menggunakan bahan alumunium. Dengan desain tersebut, seluruh lapisan tertutup rapat dan Anda tidak bisa mengganti baterai sembarangan. Unit yang MobiTekno terima memiliki warna gold, sedangkan varian lainnya terdapat pilihan warna silver.

Meski bukan yang teringan dikelasnya, namun bobot 1,38 kg sudah cukup memudahkan untuk dibawa-bawa bagi aktivitas Anda yang padat. Dimensinya yang tipis dengan ketebalan sekitar 1,43 cm juga menjadi salah satu alasan untuk nyaman dibawa serta disimpan di tas dengan lebih mudah.

Ciri khas Yoga adalah engselnya yang bisa ditekuk hingga posisi 360°. Ini membuat notebook tersebut berubah wujud menjadi tablet. Tidak hanya itu, Anda bisa mengoperasikannya ke dalam empat mode yang disarankan, yaitu notebook (mode standar), tablet (dengan melipat keyboard hingga 360°, stand (berdiri dengan keyboard sebagai penyangga) dan tent (seperti posisi tenda).

Sebagai penunjang, Yoga 910 menggunakan engsel khusus berjenis watchband yang memiliki desain tidak hanya kuat, tapi juga terlihat keren, unik, dan mewah. Dengan desain tersebut, engsel ini diklaim tahan hingga ditekuk ribuan berkali-kali.

Engsel

Yoga 910 menggunakan layar sentuh dengan desain yang cukup keren. Untuk area atas dan kedua sisi, luas layar dibuat maksimal sehingga hanya sedikit tersisa ukuran bezelnya. Sayangnya ini tidak diterapkan pada sisi bawah. Banyak ruang bezel yang tersisi sehingga terlihat agak mubazir karena layar seakan tidak dibuat secara maksimal dari sisi ukurannya.

Layar

Yoga 910 melengkapi area keyboard dengan lampu backlight di bawah tombol-tombolnya. Selain terlihat lebih keren, tentu saja ini bisa berguna saat Anda mengetik dalam kondisi cahaya redup atau gelap. Tombol-tombol terbilang nyaman ditekan berkat penempatan jarak antara tombol-tombol serta ketebalannya agar tetap nyaman dan memiliki akurasi yang baik. Untuk area palm rest dirancang agar memberi kenyamanan pada tangan untuk bersandar saat mengetik.

Touchpad sendiri dibuat agar memudahkan Anda menggunakan tanpa bantuan mouse. Meski tidak senyaman menggunakan mouse tambahan, touchpad ini terbilang masih memberikan kenyamanan penggunaan. Meski beberapa kali MobiTekno sempat mengalami kesulitan saat menggunakannya beberapa fungsi gesture yang didukungnya. Ya, touchpad ini mendukung pula sentuhan multitouch gesture guna menjalankan beberapa fungsi tambahan.

Keyboard

Fitur & Performa

Salah satu fitur lain yang kerap dihadirkan bagi notebook untuk pebisnis adalah dari sisi keamanan. Pebisnis selalu lebih peduli terhadap keamanan data mereka. Oleh karena itu pembatasan akses penggunaan notebook menjadi salah satu cara melindungi notebook dari pencurian data atau penggunaan orang yang tidak berhak.

Lenovo Yoga 910 menyertakan fitur pemindai sidik jari. Ini menjadi salah satu cara yang lebih sulit ditembus orang lain dibanding menggunakan password biasa. Pemindai ini ditempatkan di sisi kanan di bawah tombol keyboard. Fitur ini sudah mendukung penuh penggunaan fungsi Windows Hello di Windows 10.

Fingerprint

Sebagai penunjang dari sisi konektivitas, Yoga 910 hanya menyertakan dukungan terhadap koneksi port USB saja. Bahkan media card reader yang selalu hadir di setiap notebook pada umumnya, kali ini ditiadakan.

Sisi kiri terdapat dua  port USB tipe-C yang terdiri dari port USB 3.0 dan USB 2.0. Port USB 3.0 tipe-C berguna pula untuk menghubungkan dengan port keluaran video (video-out) menggunakan konverter yang disediakan. Sedangkan port USB 2.0 tipe-C bisa dimanfaatkan untuk melakukan pengisian daya notebook. Jenis USB tipe-C memiliki keunggulan karena posisinya yang dipasang secara bolak balik sehingga Anda tidak perlu kuatir menancapkan port tersebut dari posisi mana saja.

Port Daya dan Data yang Sudah menggunakan USB Tipe C

Untuk sisi kanan, menyediakan port USB 3.0 tipe-A yang merupakan koneksi USB pada umumnya dan biasa digunakan pada kebanyakan perangkat notebook atau komputer, serta port audio saja. Ada satu fitur unik yang disertakan Yoga 910. Ada sebuah tombol di antara port audio dan tombol Power, ini adalah tombol Novo. Tombol ini berguna untuk melakukan recovery sistem operasi serta akses mudah jika ingin masuk ke menu BIOS. Dalam kondisi mati, tekan tombol ini untuk langsung masuk ke pilihan menu Novo.

Port Audio, Power, Novo, dan USB 3.0

Meski menyasar pebisnis, Yoga 910 juga menyertakan fitur bagi kebutuhan multimedia. Yoga 910 menempatkan speaker stereo merek terkemuka yaitu JBL di bagian pinggir bawah kiri dan kanan. Dukungan hardware ini dilengkapi pula dengan software bawaan yaitu Dolby Audio sehingga Anda bisa melakukan pengaturan yang bisa dilakukan secara manual atau melalui pilihan preset yang tersedia.

Karena diletakkan agak ke pinggir dengan sisi yang melengkung tidak membuat keluaran suaranya tertahan landasan yang digunakan. Bahkan penempatan speaker ini membuat keluaran suara akan terpantul landasan dan membuatnya terdengar lebih kencang. Speaker berkelas ini mampu menghasilkan keluaran suara yang cukup bertenaga, cocok untuk Anda yang menikmati tayangan video HD dengan keluaran suara yang jernih dan lantang.

 

Sistem operasi dan software

Lenovo Yoga 910 dilengkapi dengan Windows 10 Home Single Language 64-bit. Sistem operasi ini akan memaksimalkan fungsi notebook sekaligus tablet. Anda bisa berpindah mode melalui pengaturan yang ada di sistem operasi tersebut, baik secara otomatis ataupun manual.

Sistem Operasi

Sebagai penunjang, Lenovo juga menyertakan beberapa aplikasi bawaan serta pendukung lainnya. Aplikasi besutan Lenovo seperti Lenovo Companion panduan serta informasi seputar notebook. Selain itu Anda juga akan mendapati beragam kemudahan untuk mengoptimalkan kinerja sistem secara umum. Dari sini Anda bisa meng-update sampai memeriksa dan menjaga kesehatan sistem.

Companion

Keamanan software menjadi perhatian bagi pengguna bisnis. Untuk itu, Yoga 910 menyertakan aplikasi McAfee LiveSafe yang akan memantau keamanan Anda baik secara lokal maupun saat terhubung ke internet. Didalamnya mencakup antivirus, proteksi web dan email, serta update.

McAfee

 

Performa dan Baterai

Dipersenjatai dengan prosesor terdepan dan terkini, kinerja Yoga 910 sudah tidak diragukan lagi. Dukungan spesifikasi yang digunakan mampu menjalankan aplikasi modern yang biasa digunakan bagi kebutuhan pebisnis, mulai dari kebutuhan komputasi ringan seperti menyunting dokumen, menjelajah internet, sampai yang lebih kompleks seperti menyunting video, merancang gambar 3D, dan lainnya. Untuk melihat kemampuannya, MobiTekno coba melakukan pengujian menggunakan aplikasi benchmarking seperti PCMark dan Cinebench.

Pengujian PCMark 8 dilakukan untuk mengetahui performa dalam menjalankan berbagai aplikasi. Metode pengujian dengan menjalankan mode Home accerated yang mensimulasi aplikasi ringan untuk sehari-hari, mode Work accelerated untuk aplikasi berbasis produktif, serta mode Creative accelerated yang mensimulasikan aplikasi lebih kompleks seperti video editing. Semua menghasilkan kinerja dengan skor tinggi dan berlangsung lancar tanpa masalah.

PcMark

Pengujian selanjutnya yaitu menggunakan aplikasi Cinebench R15 yang mewakili kemampuan kinerjanya dalam menjalankan proses rendering gambar 2D dan 3D. Dari pengujian yang dihasilkan, tabel menunjukkan bahwa kinerjanya cukup mumpuni. Meski dari tabel tersebut, Intel Core i7-7500U yang ada dibandingkan dengan generasi sebelumnya namun berbasis desktop seperti Intel Core i7-4770K.

Cinebench

Meski bukan ditujukan bagi gamer, namun jika Anda ingin coba memainkan game sebagai hiburan, notebook ini masih sanggup menjalankannya, meski tetap ada penyesuaian dari sisi pengaturan. Untuk itu MobiTekno coba memasang dan menjalankan salah satu game yang diwakili oleh Battlefield 4. Dengan pengaturan otomatis, sistem langsung mengatur pilihan layar ke pilihan resolusi full HD dengan kualitas grafis ke pilihan Medium. Hasilnya, skor frame per-second yang diraih memang belum terlalu ideal namun masih bisa dimainkan. Menggunakan aplikasi Fraps, skor rata-rata berada pada antara 18 sampai 24 fps.

Battlefield 4

Dari sisi ketahanan baterai, MobiTekno coba menguji dengan menggunakan PCMark dengan pilihan mode Work Accelerated. Dari sini terlihat simulasi yang dilakukan dalam menjalankan aplikasi berbasis produktivitas, terlihat baterai mampu bertahan hingga 5 jam 3 menit. Bukan yang terdepan namun sudah cukup baik untuk notebook convertibel sekelas.

Baterai

Spesifikasi

Apa sih yang membedakannya dengan seri Yoga 900 yang telah hadir lebih dulu? Secara umum, Yoga 910 merupakan pembaruan dari Yoga 900. Seri Yoga 9xx sendiri merupakan seri Yoga yang menggunakan spesifikasi tertinggi dari sisi penggunaan prosesor. Yoga 900 dan 910 sama-sama menggunakan Intel Core i7, namun pada Yoga 910 menggunakan generasi yang lebih baru yaitu Kaby Lake.

Prosesor dengan arsitektur 14 nm serta memiliki TDP 15 watt ini menawarkan kinerja tinggi dengan penggunaan konsumsi daya yang makin efisien. Ini terlihat dari penggunaan prosesor seri U (Intel Core i7-7500U) yang memang diperuntukkan bagi notebook yang hemat penggunaan daya. Dengan daya yang lebih kecil, peningkatan suhu yang rendah memang menjadi pilihan bagi notebook yang memiliki desain ramping.

Sebagai penunjang kebutuhan bisnis, notebook ini cukup menggunakan chip grafis bawaan prosesor. Chip Intel Graphics HD 620 1 GB sudah cukup tangguh untuk menjalankan segala aplikasi terkini bagi pengguna bisnis.

Yoga 910 dilengkapi dengan kapasitas RAM yang besar yaitu 16 GB. Ini dipersiapkan sebagai solusi bagi Anda yang sering menjalankan beragam aplikasi secara bersamaan. Apalagi Windows 10 yang bisa berganti dari mode desktop ke mobile yang mendukung aktivitas multitasking yang rakus penggunaan memori.

Untuk akses data yang lebih cepat, media simpannya menggunakan jenis SSD berukuran cukup besar yaitu 500 GB. Penggunaan SSD ini memang terasa signifikan dari sisi kecepatan. Berbeda dengan jenis HDD, Anda bisa merasakan perbedaan saat booting maupun shut down yang berlangsung dalam waktu singkat.

Seri 13IKB menegaskan penggunaan layar berukuran 13,9 inci yang digunakannya. Karena bisa digunakan sebagai tablet, layar sentuhnya sudah mendukung 10 titik sentuhan bersamaan yang responsif. Menggunakan panel IPS yang lebih kuat dan tampilan lebih tajam, dukungan resolusi full HD 1920 x 1080 pixels, cocok untuk kebutuhan seperti tampilan spreadsheet yang lebih luas ataupun konten multimedia berbasis definisi tinggi.

Berikut ini spesifikasi lengkap dari Lenovo Yoga 910

Prosesor/CPU Intel Core i7-7500U (dual-core, base 2,7 GHz, turbo 3,5 GHz)
RAM/Memori 16 GB DDR4
Grafis Intel HD Graphics 620 1 GB
Layar 13,9 inci, IPS (1920 x 1080 pixels) touch-screen
Media Storage 500 GB SSD
Connectivity Wi-Fi 802.11 a/c, Bluetooth 4.1
Port USB 3.0 tipe-C (video-out), USB 3.0 (always-on charging), USB 2.0, audio combo
Baterai Li-Polymer 78Wh
Sistem Operasi Windows 10 Home Single Language 64-bit
Dimensi 323 x 224,5 x 14,3 mm
Berat 1,38 kg
Lain-lain Backlit keyboard, material aluminum, fingerprint reader, webcam 720p, 2 speaker stereo JBL dengan teknologi Dolby Audio Premium

 

Kesimpulan

Tidak mau ketinggalan dengan hadirnya prosesor terbaru Intel, Lenovo juga melakukan pembaruan pada jajaran notebook seri Yoga guna memenuhi keinginan maupun kebutuhan pengguna bisnis yang selalu ingin tampil terdepan. Masih mengandalkan desain khas Yoga yang keren, elegan, unik, dan kuat, desain yang digunakan masih mengadopsi dan mirip dengan seri Yoga generasi sebelumnya.

Yoga merupakan perangkat notebook convertibel yang bisa berganti fungsi sebagai tablet dengan konsep layar yang ditekuk hingga 360°. Ini memberikan pilihan yang lebih praktis dibanding dengan model  notebook dengan layar yang bisa dicabut (detachable). Dengannya, Anda juga bisa memposisikan ke mode lain seperti berdiri dengan keyboard sebagai penyangga atau seperti posisi tenda. Ini tentu membuat penggunaannya lebih luas dan menyenangkan. Ini membuatnya tidak hanya cocok saat bekerja namun juga saat bersantai dengan menikmati hiburan kualitas definisi tinggi.

Keunggulan ini yang tetap dipertahankan pada Yoga 910, ditambah dengan penggunaan spesifikasi yang lebih baru. Dengan kecanggihan yang ada, notebook ini bisa ditebus dengan harga yang lumayan yaitu Rp24.409.000. Meski demikian ada beberap hal yang MobiTekno anggap kurang, diantaranya ketersediaan port yang minim serta tanpa adanya card reader bisa menjadi sedikit kendala bagi para fotografer profesional.

Tags: , , , , ,


COMMENTS