September 27, 2016

Review Samsung Galaxy J3 (2016): Lebih Aman Berkendara Berkat Fitur S-Bike

Penulis: Maulana
Review Samsung Galaxy J3 (2016): Lebih Aman Berkendara Berkat Fitur S-Bike  

MOBITEKNO – Adanya panggilan, notifikasi, atau pesan yang masuk saat Anda berkendara bisa menjadi hal yang cukup mengganggu terutama saat sedang berada di perjalanan. Untuk meminimalkan bahaya yang ditimbulkan, Samsung pun menyematkan sebuah fitur bernama S-Bike.

Awalnya, fitur S-Bike hanya tersedia pada smartphone premium. Kini, Samsung sudah mulai menyertakannya ke berbagai lini smartphone kelas menengah ke bawah. Salah satunya adalah Galaxy J3 (2016).

Dari sisi spesifikasi hardware, smartphone yang satu ini sebenarnya biasa-biasa saja. Namun Samsung berusaha untuk menghadirkan nilai tambah melalui software, seperti aplikasi S-Bike. Apalagi keistimewaan Samsung Galaxy J3 (2016)? Berikut review selengkapnya.

Kelengkapan

Layaknya ponsel Samsung kelas menengah ke bawah lainnya, Galaxy J3 (2016) datang dengan kardus minimalis berwarna putih polos. Tak jauh berbeda dengan smartphone Android lainnya, di dalamnya terdapat charger, kabel data, dan headset.

Berikut paket penjualan Samsung Galaxy J3 (2016) selengkapnya.

  1. Unit Samsung Galaxy J3 (2016)
  2. Baterai Lithium-Ion 2.600 mAh
  3. Kabel data Micro USB
  4. Charger
  5. Headset
  6. Manual (Bahasa Indonesia)
  7. Manual (Bahasa Inggris)
  8. Kartu garansi

Desain

Soal desain, Samsung Galaxy J3 (2016) masih banyak mewarisi dari pendahulunya. Seperti dua buah tombol kapasitif (menu dan back) pada bagian bawah serta tombol home di tengah-tengahnya. Begitu juga tombol power yang pada sisi kanan dan tombol volume up dan volume down pada sisi kirinya. Sementara pada sisi atasnya terdapat jack audio 3,5 mm dan sisi bawahnya ada port microUSB yang bisa difungsikan untuk memindahkan data maupun melakukan pengisian baterai.

Layaknya smartphone Samsung kelas menengah ke bawah lainnya, seluruh bodi Galaxy J3 (2016) dibalut dengan material plastik. Tak terkecuali bagian back cover-nya. Untuk bagian back cover sendiri Samsung melapisinya dengan cat glossy sehingga tak ada bekas sidik jari saat disentuh dengan tangan.

Dengan embel-embel Duos, smartphone ini datang dua buah slot microSIM. Berkat dibekali dengan chipset Spreadtrum SC9830, Galaxy J3 (2016) tak cuma mendukung jaringan 2G dan 3G, tetapi juga 4G LTE Cat4 dengan kecepatan download hingga 150 Mbps dan upload 50 Mbps.

Selain ada slot microSIM, pada sisi belakangnya juga terdapat kamera 8 MP, lampu flash, baterai berkapasitas 2.600 mAh dan sebuah slot microSD yang mendukung hingga 256 GB untuk media penyimpanan tambahan. Samsung Galaxy J3 (2016) sendiri hadir dengan dua varian kapasitas internal, yakni 8 GB dan 16 GB.

Agar tahan terhadap goresan, layar Galaxy J3 (2016) dilapisi dengan Asahi Dragontrail Glass. Tak hanya layar, kamera 5 MP pada sisi depan dan dua tombol back dan menu juga ditutupi lapisan tersebut.

Berbekal layar 5 inci beresolusi 1.280 x 720, total dimensi 142,3 x 71 mm, serta ketebalan 7,9 mm, smartphone yang satu ini terasa nyaman digenggam dengan satu tangan. Sayangnya, Anda masih membutuhkan dua tangan untuk bisa mengoperasikannya dengan mantap.

Fitur & Performa

Walaupun spesifikasi hardware yang ditawarkan oleh Samsung Galaxy J3 (2016) biasa-biasa saja, beberapa aplikasi yang tersedia secara eksklusif dan preload mampu menghadirkan nilai tambah tersendiri, seperti S-Bike dan Smart Manager.

Dengan adanya aplikasi Smart Manager, Anda tidak perlu lagi repot-repot menginstall aplikasi android optimizer seperti Clean Master. Pasalnya, aplikasi ini punya fungsi yang sama seperti membersihkan RAM, membuang berbagai file yang tak digunakan, menghemat konsumsi kuota data, dan anti-malware. Tak hanya itu, Anda bisa juga melihat aplikasi apa saja yang paling banyak menghabiskan baterai. Mode power saving dan mode ultra power saving juga tersedia pada Smart Manager.

Selain Smart Manager, ada juga aplikasi S-Bike pada smartphone ini. Sesuai namanya, S-Bike diperuntukkan bagi konsumen yang mengendarai sepeda motor untuk meminimalkan kecelakaan. Pasalnya, aplikasi ini bisa diaktifkan untuk mencegah panggilan masuk saat berkendara. Untuk bisa menjawab panggilan masuk, Anda harus menghentikan kendaraannya terlebih dahulu.

Soal kamera, aplikasi bawaan Samsung Galaxy J3 (2016) menyediakan delapan mode yang bisa digunakan, yakni Auto, Pro, Panorama, Continuous shot, Beauty Face, Sound & shot, Sports, dan HDR (Rich tone). Seperti ponsel Android lainnya, secara otomatis mode auto akan aktif ketika membuka aplikasi kamera.

Pada mode Pro, Anda diizinkan untuk mengutak-atik white balance, ISO, dan exposure. Untuk konfigurasi white balance, ada lima pilihan yang tersedia. Di antaranya adalah Auto, Daylight, Cloudy, Incandescent, dan Fluorescent. Sementara ISO bisa diatur dari Auto, 100, 200, 400, atau 800.

Jika doyan selfie, Anda bisa mencicipi mode Beauty Face. Sayangnya, pada mode ini, Anda hanya bisa mengatur tingkat kehalusan wajah. Padahal, sudah smartphone yang menyertakan fitur sejenis dengan konfigurasi yang lebih beragam. Contohnya saja, kemampuan untuk mengatur lebar muka dan lebar kedua mata sebelum dijepret. Tak cuma bisa berfungsi untuk kamera depan, mode Beauty Face juga bisa beroperasi saat kamera belakang aktif.

 

Performa

Untuk menunjang performanya, Samsung Galaxy J3 (2016) ditenagai dengan RAM 1,5 GB dan chipset Spreadtrum SC9830. Di dalamnya, terdapat prosesor quad-core Cortex-A7 berkecepatan 1,5 GHz dan GPU Mali-400. Paduan antara spesifikasi hardware tersebut dan sistem operasi Android Lollipop 5.1.1 membuat TouchWiz UI bisa berjalan mulus sehingga transisi antar menunya pun terasa lancar.

Tak hanya sampai situ, kemampuan multitaskingnya juga terbilang baik. Ketika beberapa aplikasi seperti WhatsApp, Google Chrome, dan beberapa aplikasi media sosial seperti Facebook dan Twitter dibuka secara bersamaan, performanya masih responsif walaupun terasa agak tersendat-sendat.

Ketika dites untuk menjalankan game berat seperti Asphalt 8, pada konfigurasi Very High performanya terasa terseok-seok. Agar terasa lebih lancar, Anda harus menurunkannya ke Medium atau Low. Hal ini tidak mengherankan mengingat Samsung Galaxy J3 (2016) sejatinya tak dirancang untuk bisa menjalankan berbagai aplikasi berat. Meski begitu, performa yang dihasilkannya masih terbilang memuaskan untuk kebutuhan sehari-hari. Berikut beberapa hasil pengujian dengan menggunakan beberapa aplikasi benchmark, seperti AnTuTu versi 6, Geekbench 3 dan PCMark.

Hasil Foto:

Spesifikasi

Sebagai ponsel kelas menengah ke bawah, Samsung Galaxy J3 (2016) dibekali dengan RAM yang cukup besar, yaitu 1,5 GB. Berikut spesifikasi Samsung Galaxy J3 (2016) selengkapnya:

Layar 5,0 inci (1.280 x 720 piksel)
Sistem Operasi Android 5.1 Lollipop
Chipset Spreadtrum SC9830
Prosesor Quad-core 1,5 GHz Cortex-A7
GPU Mali-400
Kamera 8 MP autofocus, LED Flash (belakang); 5 MP (depan)
RAM 1,5 GB
Storage 8/16 GB internal, MicroSD up to 256 GB
Jaringan GSM/HSPA/4G LTE Cat 4
Kartu SIM Dual Micro SIM Card
Komunikasi dan fitur WiFi 802.11 b/g/n, Bluetooth® v 4.1 with A2DP, Wi-Fi Direct, radio FM
Audio MP3, AAC, AAC+, eAAC+, WMA, MIDI, WAV, AC3, FLAC
Video DivX, H.264, MPEG4, H.263, Xvid, 3gp
Sensor Accelerator/Proximity/Ambient Light Sensor
Baterai 2.600 mAh Lihitum-ion

 

Kesimpulan

Dengan spesifikasi yang agak pas-pasan, Samsung Galaxy J3 (2016) tidak dirancang untuk Anda yang membutuhkan smartphone yang powerful. Pasalnya, smartphone ini tak cukup untuk bisa menjalankan game berat dengan mulus. Meski begitu, spesifikasi hardware tersebut masih cocok untuk kebutuhan multimedia kelas menengah. Berbekal layar 5 inci beresolusi HD, chipset quad-core Spreadtrum SC9830 dan RAM 1,5 GB, Anda masih bisa menonton video Full HD dengan gambar yang cukup jernih dan tidak tersendat-sendat.

Di sisi lain, kamera belakang 8 MP sudah cukup untuk mengakomodir kebutuhan pengguna yang senang berbagi gambar maupun video melalui media sosial. Kamera depan 5 MP pun sudah terbilang mumpuni untuk selfie dan video call. Hanya, noise yang dihasilkan masih cukup tinggi ketika digunakan pada kondisi rendah cahaya.

Dari sisi software, Samsung menyematkan dua aplikasi yang cukup bermanfaat, yakni Smart Manager dan S-Bike. Sebelumnya, S-Bike sendiri hanya tersedia pada jajaran smartphone kelas atas milik Samsung. Namun dengan hadirnya fitur tersebut di Galaxy J3 (2016), Anda kini juga bisa menikmatinya pada smartphone menengah ke bawah yang harganya lebih terjangkau.

Tags: , , , ,


COMMENTS