January 14, 2018

Robot Humanoid Ini Bisa Mengeluarkan Keringat Saat Berolahraga

Penulis: Eko Lannueardy
Robot Humanoid Ini Bisa Mengeluarkan Keringat Saat Berolahraga  

Mobitekno – Sebuah tim peneliti di Universitas Tokyo mengembangkan robot humanoid yang berbasis pada anatomi manusia. Tak seperti robot lainnya yang terlihat kaku dan pergerakannya terbatas, robot humanoid yang memiliki nama Kengoro dan Kenshiro memiliki sistem muskuloskeletal dengan sendi dan beberapa bagian lainnya, seperti tendon yang membungkuk

Daya tarik lainnya, robot ini juga memiliki sistem saraf sensorik, ditambah kemampuan mirip otak untuk menggunakan informasi (data yang ada) saat melakukan tindakan tanpa memerlukan instruksi eksplisit dari manusia. Bahkan, Kengoro bisa melakukan push-up, sit-up, mengangkat dagu, betis dan meregangkan punggung.

Terdengar unik, robot ini juga sama seperti kita. Mereka bisa berkeringat saat berolahraga. Sesuai dengan misi mereka untuk menciptakan kembali tubuh manusia, para peneliti yang terlibat dalam pengembangan robot ini juga merancang sistem keringat buatan untuk melepaskan panas yang dihasilkan.

Seperti dikutip dari ZDNet.com, pada peneliti ini juga menuliskan di dalam jurnal Science Robotics bahwa robot humanoid konvensional dirancang berdasarkan teori teknik, mekanik, elektronik, dan informatika konvensional. Terutama, mereka juga ditujukan untuk aplikasi yang berorientasi teknik, seperti pencapaian tugas dalam kehidupan sehari-hari.

Sebaliknya, mereka merancang Kengoro dan Kenshiro berdasarkan sistem tubuh manusia, dengan tujuan akhir untuk menyediakan sebuah platform penelitian ilmiah masa depan. Humanoids baru ini bisa sangat berguna untuk setiap penelitian ilmiah yang melibatkan tubuh manusia yang bergerak.

Mereka seperti boneka yang bisa dimanfaatkan untuk uji kecelakaan secara detil dan realistis. Padahal, crash testing merupakan salah satu aplikasi potensial. Robot dummy uji kecelakaan saat ini secara pasif merespons gerak dalam simulasi kecelakaan mobil, namun tubuh manusia sebenarnya lebih rumit.

Saat dihadapkan pada kecelakaan yang tiba-tiba tak terduga, manusia bisa mengepalkan giginya, mencengkeram roda kemudi, dan beberapa otot-ototnya bisa lebih tegang. Bidang penelitian potensial lainnya adalah atletik, karena robot humanoid ini bisa bergerak layaknya manusia.

Diharapkan, robot humanoid ini juga bisa membantu memahami bagaimana mencegah dan mengobati cedera yang berhubungan dengan olahraga. Robot-robot ini juga akan digunakan untuk mengembangkan anggota badan tiruan yang lebih baik, untuk menumbuhkan jaringan manusia, dan para periset bahkan menyarankan tubuh yang benar-benar buatan.

Para peneliti menggunakan data statistik manusia untuk membangun bagian tubuh buatan dengan proporsi manusiawi yang sempurna. Mereka merancang aktuator yang meniru hubungan antara otot dan tendon di tubuh manusia, yang memungkinkan tingkat kebebasan yang lebih tinggi pada persendian. Oleh karena itu, lebih banyak cairan gerak daripada robot biasa.

Tags: , , , ,


COMMENTS
OTHER ARTICLES