November 20, 2017

Review Townsmen: Game Membangun Dengan Tantangan Tinggi

Penulis: David Novan
Review Townsmen: Game Membangun Dengan Tantangan Tinggi  

MOBITEKNO – Game bertema membangun memiliki pesona yang berbeda dengan game lain, action misalnya. Meskipun game semacam ini tidak menampilkan keseruan dan ledakan, tetapi tetap mampu membuat pemain yang suka dengan genre tersebut terpaku seharian. Lalu, apakah semua pesona tersebut juga dapat ditemui pada Townsmen?

Townsmen sendiri merupakan game membangun kota di masa abad pertengahan, atau era medieval. Tidak seperti kota masa sekarang, pembangunan di masa medieval seperti Inggris kuno bertumpu pada penyediaan sumber daya di sekitar kota tersebut. Metode itu pula yang menjadi salah satu konsentrasi permainan di dalam Townsmen.

Melalui pemenuhan kebutuhan hidup dan sumber daya guna membangun kota tersebut, kamu nantinya akan menemukan tantangan yang semakin berat. Sebab, kebutuhan rakyat di kotamu akan semakin meningkat dan kamu akan dibuat sibuk untuk memenuhinya. Namun, hal itu pula yang membuat game ini menarik untuk dimainkan.

Dari tampilan visualnya, Townsmen bisa dikatakan cukup indah. Semua grafisnya digambarkan melalui tampilan 2D layaknya lukisan. Detail yang diperlihatkan melalui gambar tersebut juga patut diberi acungan jempol. Namun bila kota sudah sangat padat, seringkali kamu akan kebingungan memilah bangunan apa saja yang telah dibangun. Karena detail dari tiap bangunan membuatmu sulit mengingat bentuknya dengan mudah.

Kelemahan lain dari game ini adalah kamu akan dipaksa untuk melihat iklan setiap selang waktu 10 hingga 15 menit. Bahkan layar permainan juga dipotong sekitar sepertiganya untuk menampilkan banner iklan, yang harus diakui cukup menganggu. Bila kamu ingin menyingkirkan iklan tersebut, kamu harus membayar Rp 40 ribu. Walaupun mencari uang bagi developer game gratis adalah sah saja, tetapi cara yang digunakan Townsmen sangat mengganggu, terutama memunculkan iklan full screen secara paksa setiap selang waktu tersebut.

 

Untuk mulai membangun kotamu, langkah pertama yang perlu kamu ketahui adalah bagaimana meletakkan bangunan. Melalui menu khusus untuk membangun, kamu dapat memilih beragam jenis bangunan yang dipisahkan berdasarkan fungsinya. Secara garis besar, bangunan dibagi menjadi fasilitas untuk rakyat, fasilitas penyedia makanan, fasilitas industri, dan dekorasi.

Tidak semua bangunan bisa kamu pilih ketika memulai sebuah kota. Sebab, bangunan dengan fungsi lebih lanjut butuh bangunan lain untuk didirikan terlebih dahulu. Selain itu, bahan bangunan untuk membuatnya biasanya terkandung pula di dalam sumber daya yang dihasilkan bangunan pendahulunya.

Selain bahan bangunan, semua bangunan di dalam game ini juga butuh uang untuk mendirikannya. Anggap saja uang tersebut merupakan upah untuk pekerja yang membangunnya dari nol. Ya, untuk membangun kamu harus menyediakan satu orang rakyat yang tidak bekerja di salah satu fasilitas kota. Lalu, bagaimana bila semua rakyatmu sudah bekerja di beragam fasilitas kotamu?

Untungnya, masalah itu bisa diselesaikan dengan mudah. Cukup pilih salah satu fasilitas dengan pekerja di dalamnya dan klik slot tempat pekerja itu berada. Maka, pekerja itu akan kembali menganggur dan kamu bisa memerintahkannya untuk membangun rumah baru, guna menambah jumlah pekerja baru. Perlu diingat pula bahwa saat pekerja dari satu fasilitas dikeluarkan, maka fasilitas tersebut akan berhenti berfungsi. Bila fasilitas tersebut penting peranannya dalam kota, misalnya penghasil makanan, maka bisa jadi dapat membuat kota kacau.

Membangun fasilitas baru juga membutuhkan waktu hingga ia selesai dan bisa digunakan. Bila kamu mencabut pekerja dari sebuah fasilitas yang penting, maka semakin lama ia membangun fasilitas baru, semakin lama pula fasilitas yang ditinggalkannya tidak menghasilkan apapun. Untuk itu, game ini menawarkan cara membangun instan tanpa perlu membuang waktu, dengan menggunakan poin Prestige yang kebetulan dijual di Shop dengan menggunakan uang asli alias Rupiah.

 

Ekonomi di dalam Townsmen merupakan masalah yang cukup sulit. Apalagi bila melihat begitu pentingnya posisi uang di dalam pembangunan, yaitu dibutuhkan ketika membangun. Hanya ada tiga cara untuk mendapatkan uang di dalam game ini, yaitu melalui hadiah penyelesaian misi, uang pajak rakyat, dan menjual sumber daya di fasilitas bernama Marketplace.

Uang yang berasal dari hadiah penyelesaian misi sebenarnya tidak dapat diandalkan. Sebab, misi yang muncul tidak dapat diperkirakan kehadirannya. Bisa saja tiba-tiba kamu diminta untuk mengirimkan sejumlah ikan atau baju ke raja, tanpa adanya tanda yang pasti. Sering juga misi yang muncul justru memintamu untuk membangun fasilitas baru terlebih dahulu, artinya membuang uang.

Sedangkan untuk uang yang berasal dari hasil pajak bisa dilihat sebagai penghasilan yang pasti. Namun, uang yang diberikan sangat kecil dan pada fase awal permainan membutuhkan usaha lebih darimu sebagai pemain. Sebab, uang pajak tersebut diberikan selang waktu sekitar dua setengah menit hingga tiga menit sekali, dan kamu harus menekan simbol uang di atas rumah setiap rakyat untuk mendapatkannya!

Nah, bayangkan bila kamu tidak sempat mengambilnya ketika uang tersebut baru muncul. Artinya, kamu akan membuang penghasilan potensial karena waktu pengumpulan uangnya baru akan berjalan kembali setelah kamu mengambilnya. Setelah kamu membuat kantor pengumpulan pajak yang merupakan bangunan tingkat lanjut, barulah kamu bisa mengumpulkan semua pajak hanya dengan satu kali klik.

Jumlahnya yang luar biasa kecil juga menjadi kendala tersendiri. Uang pajak di awal permainan biasanya berkisar pada 9 Thaler (nama mata uang di dalam game). Bila membangun satu rumah butuh sekitar 180 T, maka setelah kamu membangun lima rumah dengan penghasilan 9 T per dua setengah menit, akan butuh waktu sekitar 10 menit untuk membuat satu rumah, yang notabene adalah bangunan termurah.

Jumlah pajak yang bisa kamu dapatkan tentu saja bisa meningkat, tergantung jenis rumahnya. Perlu diingat bahwa hanya rumah yang bisa memberi uang di dalam game ini. Besaran pajak juga bisa bertambah dengan menelitinya setelah kamu mencapai level tertentu.

 

Ancaman yang ditemui pada Townsmen tidak hanya terbatas sampai kelaparan, kebakaran, atau bangkrut saja. Ada pula kekuatan dari luar yang harus kamu waspadai, yaitu bandit. Mereka mampu mengacaukan kotamu mulai dari mencuri uang sampai membakar fasilitas. Keberadaan bandit juga mampu membuat pendudukmu menjadi lebih sulit dibuat bahagia, karena mereka merasa terancam keamanannya.

Pada daerah yang terancam oleh kehadiran bandit, biasanya pada selang waktu tertentu akan terjadi serangan. Beberapa bandit akan datang memasuki kota dan mulai melakukan kejahatan. Untuk mencegah dan mengusirnya, kamu bisa membangun beberapa fasilitas militer di kotamu.

Pertama, kamu harus membangun barak terlebih dahulu. Namun, kamu harus mempertimbangkan posisinya di kota, karena barak memiliki jangkauan pengaruh. Pada jangkauan tersebut, barulah kamu bisa membangun menara pengawas yang diisi oleh prajurit. Bila kamu membangun menara di luar jangkauan barak, maka menara tersebut tidak akan diisi oleh prajurit dan tidak berfungsi.

Menara juga memiliki jangkauan pengaruh seperti barak. Semua bangunan yang ada di dalam jangkauan tersebut akan dijaga keamanannya oleh prajurit. Itu sebabnya sebaiknya kamu membuat semua fasilitas tidak berpencar terlalu jauh, supaya mudah dijaga. Luas jangkauan barak dan menara juga dapat diperluas melalui riset ilmu baru ketika kamu naik level.

Kekuatan prajurit juga perlu diperhatikan setelah kamu membangun menara. Biasanya setelah prajurit berhasil mengejar bandit, mereka akan bertarung. Berdasarkan kekuatannya, hasilnya adalah antara bandit yang kalah atau sebaliknya. Untungnya, kamu bisa meningkatkan kekuatan prajurit dengan membangun Armory dan membuat senjata serta perlengkapan yang lebih baik.

 

Seperti layaknya game gratis yang ada di Play Store, Townsmen juga tidak ketinggalan menerapkan Shop premium. Melalui shop tersebut, game ini menjual mata uang premium bernama Prestige dengan kisaran harga antara 40 ribu Rupiah sampai sekitar sejutaan. Selain itu, shop tersebut juga menjual pass untuk menghilangkan iklan di layar permainan, menggandakan poin experience, dan mempercepat jalannya permainan supaya kamu tidak lama menunggu uang mengalir.

Prestige sendiri merupakan mata uang yang sangat besar pengaruhnya dalam permainan. Bahkan bisa dikatakan mampu merusak keseimbangan permainan. Sebagai contoh, kamu bisa menggunakan Prestige untuk membangun apapun tanpa menggunakan uang Thaler, bahan bangunan, dan instan tanpa waktu membangun. Prestige juga bisa digunakan untuk meneliti ilmu baru secara instan.

Variasi penggunaan Prestige biasanya dipengaruhi oleh jenis pembangunannya. Bila kamu membangun jalanan, maka kamu hanya perlu mengeluarkan 1 Prestige saja. Namun untuk bangunan besar, maka kamu bisa mengeluarkan hingga 100 Prestige.

Prestige juga bisa didapatkan dengan cara selain membelinya di shop. Biasanya Prestige juga disertakan ke dalam hadiah misi, terutama pada misi di mode skenario. Namun tentu saja jumlahnya kecil dan kamu perlu mempertimbangkan sangat dalam sebelum menggunakannya.

Transaksi premium yang rasanya cukup menguntungkan adalah menghilangkan iklan dan menggandakan experience. Bila kamu rela melepas 40 ribu untuk menghilangkan iklan, maka game ini akan jauh lebih nyaman dimainkan. Selain itu, dengan modal 53 ribu kamu akan mendapatkan experience ganda seumur hidup. Bagi kami, dua transaksi ini jauh lebih baik dibandingkan membeli Prestige.

 

Townsmen merupakan game membangun yang sangat sulit untuk pemula. Jangankan pemula, pemain veteran yang biasa bermain genre inipun juga bisa kesulitan untuk mendapatkan uang untuk membangun. Sebenarnya, kunci utamanya adalah kesabaran, atau membeli Unlimited Fast Forward di shop untuk mempercepat waktu tanpa dibatasi hanya 60 detik, seperti yang ditemui oleh pemain gratisan.

Pertama, secepatnya bangun Marketplace supaya kamu bisa menjual hasil sumber daya yang jumlahnya surplus. Sebaiknya jangan andalkan uang dari pajak, karena jumlahnya sangat tidak memadai. Begitu juga dengan uang dari hadiah penyelesaian misi, karena tidak bisa diperkirakan kapan datangnya.

Selain bisa digunakan untuk menjual bahan surplus, Marketplace juga memberikan kepuasan bagi penduduk, layaknya tempat hiburan. Penduduk yang tidak puas dengan kotamu akan membuang waktunya dengan mengomel dan tidak bekerja. Artinya, efektivitas kerja di kotamu akan menurun cukup besar.

Kemudian, gunakan Prestige untuk membangun jalanan. Penduduk yang melalui jalanan untuk membawa hasil kerjanya akan lebih cepat bergerak dibandingkan sebaliknya. Biaya untuk membangun jalanan biasanya ditentukan oleh jaraknya dan dibayarkan dengan uang Thalers. Semakin jauh maka semakin mahal pula; kondisi yang tidak menguntungkan untuk kamu yang sulit mencari uang. Sedangkan bila menggunakan Prestige, sejauh apapun jalanannya harganya hanya 1 Prestige!

Bila kamu mengumpulkan modal untuk membeli riset ilmu, maka sebaiknya mainkan kotamu di mode sandbox. Matikan opsi ancaman bandit dan kembangkan kotamu tanpa adanya ancaman kejahatan. Artinya kamu bisa menghilangkan budget untuk militer yang cukup mahal. Tertarik untuk memainkan game membangun yang cukup menantang ini? Setidaknya siapkan 40 ribu untuk menghilangkan iklannya!

Tags: , ,


COMMENTS
OTHER ARTICLES