July 14, 2017

Review D-Link DWR-730: MiFi Mungil untuk Mobilitas Tinggi

Penulis: Maulana
Review D-Link DWR-730: MiFi Mungil untuk Mobilitas Tinggi  

MOBITEKNO – Terkoneksi dengan internet di mana pun menjadi suatu hal yang cukup penting bagi sebagian orang. Walaupun kini kebanyakan orang kini sudah memiliki smartphone yang bisa terhubung dengan internet, mobile Wi-Fi masih dibutuhkan untuk berbagi koneksi dengan perangkat lainnya.

Sebagai salah satu produsen perangkat jaringan, D-Link memiliki salah satu perangkat mobile Wi-Fi dengan seri DWR-730. Dengan bodinya yang kecil, ia bisa dibawa ke mana saja dengan mudah.

Tak cuma itu, agar bisa bertahan selama dalam bepergian, ia juga dibekali dengan baterai berkapasitas 2.380 mAh. Bisakah baterainya bertahan seharian Berikut review selengkapnya.

Kelengkapan

Dikarenakan tidak bekerja sama dengan operator jaringan mobile di Indonesia, paket penjualan D-Link DWR-730 tak dilengkapi dengan kartu perdana seperti Telkomsel, Indosat, Tri, maupun XL.

Berikut paket penjualan D-Link DWR-730 selengkapnya.

  1. Unit D-Link DWR-730
  2. Kabel microUSB
  3. Baterai 2.380 mAh
  4. Power Adaptor
  5. Quick Installation Guide
  6. Warranty & Safety Information

Desain

D-Link DWR-730 datang dengan bodi plastik berwarna hitam polos hampir di seluruh bagiannya. Agar sedikit lebih lebih menarik, bagian sampingnya dibalut dengan warna abu-abu. Sementara bagian belakangnya, dirancang dengan tekstur yang bergaris-garis. Soal ukurannya, perangkat ini masih cukup nyaman untuk diletakkan pada saku, sebab total dimensinya hanya berkisar 10 x 4,9 x 1,4 cm.

Untuk menambah fungsionalitasnya, D-Link menyematkan sebuah layar kecil pada sisi depannya. Melalui layar tersebut, pengguna bisa mengetahui beberapa informasi, seperti nama operator, jumlah sinyal yang didapatkan, kapasitas baterai yang tersedia, dan lain-lain. Sayangnya, MiFi ini tidak dibekali dengan tombol tambahan untuk melakukan navigasi sehingga menu yang ditampilkan hanya satu layar saja.

Beralih ke sisi samping kiri, terdapat dua buah tombol, yakni tombol power dan WPS. Tombol power berfungsi untuk menghidupkan atau mematikan MiFi. Sementara WPS bisa digunakan untuk pairing antar perangkat sehingga pengguna dapat terkoneksi dengan jaringan yang sama tanpa harus memasukkan password.

Agar pengguna bisa menyimpan file tertentu ataupun file hasil download, D-Link menyematkan sebuah port microSD pada sisi kanan bodi. Sementara untuk melakukan pengisian baterai, ada port microUSB pada sisi bawah MiFi. Selain bisa untuk mengecas, port tersebut juga bisa digunakan untuk berbagai koneksi internet dengan komputer melalui kabel.

Pada sisi belakang, terdapat sebuah port pigtail sehingga pengguna bisa menambahkan satu antena tambahan jika membutuhkan jangkauan sinyal yang lebih jauh. Selain itu, ada juga tombol reset untuk mengembalikan konfigurasi ke semula. Sementara di balik baterai berkapasitas 2.380 mAh, terdapat sebuah slot miniSIM.

Fitur & Performa

Tak banyak fitur yang disediakan oleh modem D-Link DWR-730 ini. Tak adanya tombol navigasi membuat Anda harus mengakses control panel modem melalui browser pada smartphone atau PC jika ingin mengubah konfigurasi.

Untungnya, layar kecil yang ada di sisi depan masih bisa menampilkan berbagai informasi yang cukup esensial sehingga Anda tidak perlu repot-repot untuk membuka control panelnya melalui browser.

Sejumlah informasi yang bisa didapatkan, di antaranya adalah nama operator, jumlah sinyal yang didapatkan, dan kapasitas baterai yang tersedia. Sementara yang lain-lainnya, seperti mengganti nama SSID, password akses Wi-Fi, maupun APN harus dilakukan melalui control panel.

Performa

Dengan menggunakan smartphone Huawei P8 dan jaringan HSDPA yang disediakan oleh operator Tri, Mobitekno mencoba melakukan pengujian kecepatan download maupun upload pada saat digunakan oleh satu user dengan memanfaatkan tiga aplikasi secara bergantian, seperti OpenSignal, Speedtest, dan Meteor.

Ketika melakukan pengujian di sekitar Masjid Al-Ikhlas yang berada di wilayah Jln. Raya Ragunan, Jakarta Selatan, aplikasi OpenSignal menunjukkan kecepatan download 6,74 Mbps dan upload 2,08 Mbps dengan ping 35 ms. Sedangkan aplikasi Speedtest hasilnya sedikit lebih tinggi, yakni download 7,24 Mbps dan upload 2,16 Mbps dengan ping 32 ms. Di sisi lain, aplikasi Meteor menampilkan angka 7,8 Mbps untuk download dan upload 2,2 Mbps dengan ping 31 ms.

Pengujian kedua dilakukan di wilayah Cengkareng Timur, tepatnya di depan GBKP Cengkareng, Jln. Nurul Amal Raya, Jakarta Barat. Kecepatan download maupun uploadnya agak menurun jika dibandingkan dengan pengujian pertama. Pada aplikasi OpenSignal, angka download bisa mencapai 3,51 Mbps dan upload 1,53 Mbps dengan ping 50 ms. Sementara Speedtest menunjukkan angka 5,51 Mbps untuk download dan 2,15 Mbps untuk upload dengan ping 31 ms. Pada aplikasi Meteor, muncul angka untuk download serta upload masing-masing 4,8 Mbps dan 1,1 Mbps dengan ping 39 ms.

Pengujian ketiga dilakukan di wilayah Senayan, tepatnya di depan Senayan City, Jakarta Pusat. Kecepatan download dan uploadnya tak jauh berbeda jika dibandingkan dengan pengujian kedua. Pasalnya, OpenSignal hanya menunjukkan kecepatan download 5,53 Mbps dan upload 1,33 Mbps dengan ping 60 ms. Aplikasi Speedtest pun tak jauh berbeda hasilnya, yakni download 4,06 Mbps dan upload 2,47 Mbps dengan ping 29 ms. Begitu pun dengan aplikasi Meteor, angka downloadnya hanya tembus 4,1 Mbps untuk download dan upload 1,7 Mbps dengan ping 46 ms.

Spesifikasi

Dengan desain yaang ramping dan kompak, produk ini dapat menemani penggunanya jika membutuhkan koneksi Internet. Berikut ini spesidikasi yang ada pada produk D-Link DWR-730

 

Dimensi 10 x 4,9 x 1,4 cm
Bobot 86 gram (termasuk baterai)
Dukungan Jaringan HSPA+/GSM/GPRS/EDGE
Kapasitas Baterai 2.380 mAh
Waktu Kerja Maksimal hingga 5 jam
Standar Wi-Fi IEEE 802.11b/g/n
Jumlah Pengguna Maksimal 8 perangkat

Kesimpulan

Dengan dimensi 10 x 4,9 x 1,4 cm, D-Link DWR-730 cocok untuk pengguna yang memiliki mobilitas tinggi. Pasalnya, dengan ukuran sekecil itu, perangkat ini bisa dimasukkan ke dalam saku celana atau saku baju, begitu juga ke dalam tas saat bepergian. Baterai yang memiliki kapasitas 2.380 mAh pada MiFi ini sendiri bisa bertahan sekitar 5-6 jam ketika terkoneksi pada satu perangkat.

Adanya layar kecil pada sisi depan juga bisa memudahkan pengguna untuk melihat status dari jaringan yang sedang terhubung maupun kapasitas baterai yang tersisa tanpa harus membukanya melalui browser.

Soal kecepatan konektivitasnya memang sangat bergantung kepada operator jaringan yang digunakan. Hanya saja, sayangnya D-Link DWR-730 maksimal hanya mendukung konektivitas HSPA+. Padahal, saat ini sudah banyak MiFi yang sudah bisa terkoneksi dengan jaringan 4G LTE.

Tags: , , ,


COMMENTS
OTHER ARTICLES